Komunitas Sosial Sedekah Seribu di Kalimantan Utara Dikukuhkan, Dorong Kebiasaan Berbagi dari Tindakan Kecil

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 14:38:01 WIB
Pengurus Komunitas Sosial Sedekah Seribu Kalimantan Utara resmi dikukuhkan sebagai langkah awal gerakan berbagi.

TANJUNG SELOR — Gerakan berbagi melalui komunitas sosial kini hadir di Kalimantan Utara. Pengukuhan tujuh pengurus Komunitas Sosial Sedekah Seribu menjadi titik awal bagi warga untuk membiasakan diri memberi, tidak harus dalam jumlah besar.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Utara, H. Jamal, SH, MAP, menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dikukuhkan. Menurutnya, semangat berbagi dari komunitas ini selaras dengan nilai gotong royong masyarakat Indonesia.

Mengapa Sedekah Seribu Bisa Berdampak Besar?

Konsep sedekah seribu menekankan bahwa kebaikan tidak perlu menunggu kaya. Cukup dimulai dari seribu rupiah atau tindakan kecil lain yang konsisten. Komunitas ini hadir untuk mewadahi niat baik warga yang ingin berbagi secara kolektif.

H. Jamal menilai, langkah kecil seperti ini justru lebih mudah diikuti banyak orang. “Kebaikan tidak harus dimulai dengan hal besar. Dari tindakan kecil yang dibiasakan, dampaknya bisa meluas,” ujarnya dalam sambutan saat pengukuhan.

Komunitas Sosial sebagai Wadah Partisipasi Warga

Keberadaan komunitas sosial seperti Sedekah Seribu diharapkan mampu menjadi jembatan antara warga yang ingin membantu dan mereka yang membutuhkan. Pengurus yang baru dikukuhkan akan bertanggung jawab mengelola dan menyalurkan donasi secara transparan.

Pengukuhan ini juga menjadi sinyal bahwa partisipasi masyarakat Kalimantan Utara dalam kegiatan sosial terus tumbuh. Tidak hanya melalui institusi formal, tetapi juga gerakan akar rumput yang lahir dari kesadaran warga.

Apa yang Bisa Dilakukan Warga untuk Bergabung?

Warga yang tertarik bergabung dapat menghubungi pengurus komunitas di masing-masing wilayah. Tidak ada syarat khusus, siapa pun bisa ikut serta. Prinsipnya sederhana: berbagi sesuai kemampuan, dimulai dari nominal kecil.

Komunitas Sosial Sedekah Seribu di Kalimantan Utara menjadi contoh bahwa aksi sosial tidak selalu membutuhkan dana besar. Konsistensi dan niat baik justru menjadi modal utama untuk menebar manfaat.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: radartarakan.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top