Pencarian

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung dengan Rompi Pink Tahanan, Begini Kondisinya

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:04:21 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung dengan Rompi Pink Tahanan, Begini Kondisinya
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana keluar dari Gedung Kejaksaan Agung mengenakan rompi tahanan warna pink.

JAKARTA — Suasana di halaman Gedung Kejaksaan Agung Jakarta mendadak riuh saat Dadan Hindayana keluar sekitar pukul 17.10 WIB. Mantan Kepala BGN yang baru sehari dicopot Presiden Prabowo Subianto itu tampak berbeda dari biasanya. Rompi oranye khas tahanan Kejagung kali ini berwarna pink, menempel di tubuhnya. Ia berjalan cepat, menunduk, dan langsung masuk ke dalam mobil tahanan tanpa sepatah kata pun kepada awak media yang sudah menunggu sejak siang.

Pencopotan Mendadak dan Penggeledahan di Kantor BGN

Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan dari jabatannya. Tak hanya Dadan, dua wakilnya—Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung—juga dipecat. Keputusan itu diumumkan tanpa banyak penjelasan publik. Namun, pagi harinya, aparat kejaksaan sudah bergerak menggeledah Gedung BGN di Jakarta. Penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan korupsi yang menjerat Dadan.

Dugaan Jual Beli Titik Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengonfirmasi bahwa pencopotan Dadan diduga kuat terkait praktik jual beli titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). "Ya, saya pun dapat informasi seperti itu," kata Dudung saat ditemui usai rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6). Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo sudah mendengar informasi terkait permasalahan di BGN sejak lama dari berbagai sumber.

Rompi Pink: Simbol Status Tersangka yang Berbeda

Rompi pink yang dikenakan Dadan bukan sekadar atribut. Di lingkungan Kejaksaan Agung, warna rompi tahanan kerap menjadi penanda kasus tertentu atau status khusus. Namun, bagi publik, penampilan mantan pejabat setingkat kepala badan nasional dengan rompi merah muda itu menjadi gambar yang sulit dilupakan. Ia yang dulu mengelola program gizi nasional, kini harus berhadapan dengan hukum di balik jeruji besi.

Hingga berita ini diturunkan, Kejagung belum merilis pernyataan resmi mengenai total kerugian negara atau jumlah tersangka lain dalam kasus ini. Namun, proses hukum terhadap Dadan dipastikan terus berjalan seiring pengembangan penyidikan oleh tim jaksa. Publik kini menanti langkah Kejagung selanjutnya, termasuk apakah akan ada pejabat BGN lain yang ikut terseret dalam pusaran kasus jual beli titik dapur ini.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks