NUNUKAN — Bagi warga Krayan, pesawat Susi Air bukan sekadar alat transportasi, melainkan jalur hidup yang menghubungkan mereka ke pusat pemerintahan. Rute Tanjung Selor–Long Bawan hanya memiliki satu jadwal penerbangan setiap harinya. Tiket untuk rute perintis ini dibanderol sekitar Rp 700 ribu per penumpang, harga yang sudah termasuk pajak dan biaya bandara.
Akses darat ke Krayan dari kota-kota lain di Kalimantan Utara hampir tidak ada. Jalan darat yang membentang dari Tanjung Selor ke Long Bawan belum sepenuhnya tembus dan kerap terputus saat musim hujan. Kondisi geografis yang berbukit dan terisolasi membuat pesawat perintis menjadi satu-satunya pilihan realistis untuk bepergian atau mengirim barang.
Pemesanan tiket Susi Air untuk rute Tanjung Selor–Long Bawan tidak bisa dilakukan melalui aplikasi atau situs travel umum. Calon penumpang harus memesan langsung melalui kantor Susi Air di Bandara Tanjung Selor atau menghubungi agen resmi di Long Bawan. Pembayaran biasanya dilakukan secara tunai atau transfer bank, dan tiket sering habis jauh-jauh hari karena kapasitas pesawat yang terbatas.
Gangguan pada jadwal penerbangan Susi Air langsung berdampak pada dua kelompok utama: pelajar yang bersekolah di luar Krayan dan tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas setempat. Guru dan perawat yang harus bolak-balik ke Tanjung Selor sering kali terpaksa menunda perjalanan jika cuaca buruk. Selain itu, pasokan bahan pokok seperti minyak goreng dan gula juga bergantung penuh pada kargo pesawat.
Setiap penumpang Susi Air di rute ini hanya diperbolehkan membawa bagasi maksimal 10 kilogram. Kelebihan berat akan dikenakan biaya tambahan yang dihitung per kilogram. Aturan ini cukup ketat karena pesawat jenis Cessna Grand Caravan yang digunakan memiliki kapasitas muatan terbatas.
Penerbangan paling stabil biasanya terjadi pada pagi hari, antara pukul 07.00 hingga 09.00 WITA. Cuaca di Krayan cenderung lebih bersahabat di pagi hari, sementara setelah siang sering muncul kabut tebal yang bisa membatalkan penerbangan. Penumpang disarankan sudah berada di bandara dua jam sebelum jadwal keberangkatan.
Ya, harga tiket Rp 700 ribu untuk rute Tanjung Selor–Long Bawan sudah termasuk asuransi kecelakaan diri penumpang. Asuransi ini merupakan kewajiban dari seluruh maskapai penerbangan di Indonesia. Namun, penumpang tetap disarankan memiliki asuransi perjalanan tambahan jika membawa barang berharga.