Pengumuman yang dirilis Rabu ini menandai perluasan Token Integration Engine (TIE) milik Moody’s ke blockchain publik utama setelah pertama kali diterapkan di Canton Network, jaringan yang fokus pada institusi keuangan. Sistem ini memungkinkan peringkat kredit — alat penting bagi investor obligasi untuk mengevaluasi risiko — tertanam langsung dalam aset tokenisasi, bukan lagi tersimpan di database atau terminal pasar terpisah.
Tokenisasi, atau proses membuat versi blockchain dari aset tradisional, tumbuh cepat. Manajer aset seperti BlackRock, Franklin Templeton, dan Apollo sudah meluncurkan dana tokenisasi dan produk kredit. Boston Consulting Group dan Ripple memperkirakan pasar ini bisa mencapai USD 18,9 triliun pada 2033.
Namun satu hambatan utama tetap ada: bagaimana membawa data keuangan tepercaya ke dalam jaringan blockchain. Peringkat kredit Moody’s yang kini bisa diakses langsung on-chain menjawab tantangan itu. “Investor butuh analisis kredit independen di mana pun mereka bertransaksi, dan semakin sering itu terjadi di on-chain,” kata Rajeev Bamra, kepala strategi ekonomi digital Moody’s Ratings, dalam pernyataan resmi.
Langkah ini bukan tanpa uji coba. Tahun lalu, Moody’s dan Alphaledger menyelesaikan proyek percontohan yang menunjukkan bagaimana peringkat obligasi daerah bisa dilekatkan langsung ke sekuritas tokenisasi di Solana. Kini, hasil pilot itu diperluas secara komersial.
Bagi penerbit obligasi tokenisasi, artinya mereka bisa menawarkan instrumen yang sudah dilengkapi penilaian risiko dari lembaga pemeringkat global tanpa perlu merujuk sistem eksternal. Bagi investor, kemudahan akses data kredit ini diharapkan mempercepat pengambilan keputusan.
Ekspansi Moody’s memperkuat posisi Solana sebagai hub untuk aset tokenisasi dan keuangan institusional. Sebelumnya, Western Union meluncurkan stablecoin dolar AS di Solana untuk layanan remitansi murah. Tahun lalu, R3 — pengembang teknologi blockchain untuk institusi keuangan asal Inggris — bermitra dengan Solana Foundation untuk membawa klien dan aset dunia nyata dari platform Corda ke jaringan Solana. Ekosistem R3 mencakup HSBC, Bank of America, Bank of Italy, dan Otoritas Moneter Singapura.
Data terbaru juga menunjukkan tren menarik: meski volume perdagangan di bursa kripto turun 3,45% pada Mei menjadi USD 4,41 triliun — level terendah sejak September 2024 — volume perdagangan berjangka untuk aset dunia nyata justru naik 10,4% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.