Pencarian

Pegadaian dan BNI Kolaborasi Dorong Literasi Keuangan di Malinau, Bupati Wanti-wanti Pinjol Ilegal

Kamis, 18 Juni 2026 • 18:55:01 WIB
Pegadaian dan BNI Kolaborasi Dorong Literasi Keuangan di Malinau, Bupati Wanti-wanti Pinjol Ilegal
Bupati Malinau mengingatkan pentingnya literasi keuangan untuk melindungi masyarakat dari pinjaman online ilegal.

MALINAU — Kegiatan GENCARKAN yang digagas OJK ini menjadi ajang kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan dua lembaga jasa keuangan, PT Pegadaian (Persero) serta BNI. Dalam sambutannya, Bupati Wempi menekankan bahwa pemahaman terhadap layanan keuangan yang legal menjadi tameng utama warga dari praktik keuangan merugikan.

"Peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi masyarakat dari praktik pinjaman online ilegal, investasi bodong, maupun aktivitas keuangan yang merugikan," ujar Bupati Malinau.

Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Misran Pasaribu, memaparkan data terbaru yang menjadi latar belakang program ini. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025, indeks literasi keuangan nasional baru mencapai 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan sudah di angka 80,51 persen.

Artinya, masih ada celah lebar antara masyarakat yang sudah menggunakan produk keuangan dengan mereka yang benar-benar memahami risiko dan manfaatnya. "Program GENCARKAN merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan produk dan layanan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab," jelas Misran.

Tabungan Emas Pegadaian Jadi Alternatif Investasi Warga

Dalam kegiatan itu, dilakukan penyerahan simbolis produk keuangan kepada peserta. PT Pegadaian menyerahkan produk Tabungan Emas, sementara BNI menyerahkan produk perbankan kepada peserta terpilih.

Pemimpin Cabang PT Pegadaian Malinau, Gatot Nanu Setiawan, menyebut partisipasi perusahaannya adalah bentuk komitmen mendukung program OJK. "Kehadiran Tabungan Emas Pegadaian diharapkan dapat menjadi alternatif investasi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Gatot.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Tarakan, Feri Andika Syah Putra Pelawi, menambahkan bahwa literasi dan inklusi keuangan harus berjalan beriringan. Menurutnya, kolaborasi seperti GENCARKAN menjadi kunci memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Sinergi Tiga Pilar Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, mengapresiasi inisiatif OJK yang mampu menjangkau lapisan masyarakat hingga ke Malinau. "Pegadaian akan terus mendukung program edukasi dan literasi keuangan agar masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, berinvestasi secara aman, dan terhindar dari praktik keuangan ilegal," kata Rinaldi.

Acara yang berlangsung di Ruang Tebengang ini diharapkan mampu mendorong masyarakat Malinau, khususnya petani dan pelaku UMKM, untuk lebih bijak dalam merencanakan keuangan keluarga. Sinergi antara OJK, Pemkab Malinau, dan lembaga jasa keuangan ini menjadi model penguatan ekonomi daerah yang mandiri dan sejahtera.

Bagikan
Sumber: kaltara.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks