KALIMANTAN UTARA — Beeper, aplikasi unifikasi chat yang sempat menjadi sorotan karena membuka akses iMessage ke Android, kembali meluncurkan sejumlah pembaruan signifikan. Dalam pengumuman yang dirilis baru-baru ini, tim Beeper mengonfirmasi bahwa aplikasi mereka kini mendukung delapan fitur baru yang langsung bisa diakses pengguna.
Salah satu tambahan paling menarik adalah dukungan untuk LINE, aplikasi pesan instan yang sangat populer di Asia, terutama Jepang. Integrasi ini masih menggunakan sistem cloud bridge, memungkinkan pengguna Beeper mengelola chat LINE langsung dari satu antarmuka.
Untuk pengguna desktop, Beeper kini juga terintegrasi dengan Raycast. Ekstensi ini memungkinkan Raycast, peluncur aplikasi produktivitas, untuk mencari pesan di dalam Beeper. Performa aplikasi desktop juga disebut dua kali lebih cepat dalam hal startup, hasil pencarian, dan pengiriman pesan, meskipun penggunaan CPU justru lebih rendah.
Pengguna Android kini bisa menikmati paket stiker asli dari aplikasi lain di dalam Beeper. Stiker dari Telegram, WhatsApp, dan aplikasi lainnya akan tampil sama persis tanpa perlu membuka aplikasi asal. Di sisi iOS, Beeper menambahkan widget layar utama dan dukungan Siri Shortcuts.
Secara keseluruhan, aplikasi ini juga mendapatkan pembaruan desain antarmuka. Termasuk di dalamnya pengaturan kepadatan chat yang lebih baik, latar belakang wallpaper, panel media, dan akses cepat ke emoji.
Pembaruan paling substansial ada di aplikasi Beeper untuk macOS. Dukungan iMessage kini lebih baik dengan hadirnya fitur Do Not Disturb status notice dan opsi "notify anyway". Pengguna juga bisa melihat riwayat edit pesan, reaksi emoji, serta perbaikan untuk pemutaran audio, indikator mengetik, dan pesan GamePigeon atau Find My yang sebelumnya tidak muncul.
Semua pembaruan ini sudah mulai digulirkan dan dapat diunduh oleh pengguna Beeper di seluruh platform. Bagi pengguna di Indonesia yang mengandalkan banyak aplikasi chat, Beeper bisa menjadi solusi untuk merapikan komunikasi harian.