Pemkab Nunukan Gandeng Unhas Siapkan Dokter Gigi Spesialis Lewat Program Afirmasi, Pelayanan Tak Terganggu

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49:31 WIB
Penandatanganan kerja sama Pemkab Nunukan dan Unhas untuk pendidikan dokter gigi spesialis di Makassar.

NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten Nunukan resmi menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk mencetak dokter gigi spesialis melalui program pendidikan afirmasi. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan antara Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Unhas, Pemkab Nunukan, dan RSUD Kabupaten Nunukan di Ruang Kerja Rektor Unhas, Makassar.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menyaksikan langsung prosesi penandatanganan tersebut. Ia menekankan bahwa daerah perbatasan seperti Nunukan sangat membutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten, namun pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti.

Skema Pendidikan: Belajar tanpa Tinggalkan Pasien

Yang menarik dari program ini adalah model pendidikannya. Dokter gigi yang dinyatakan lulus seleksi tidak harus meninggalkan tugas pelayanan selama masa studi. Mereka akan mengikuti pembelajaran sambil tetap menjalankan tugas di unit kerjanya masing-masing.

Peserta program berasal dari dokter gigi yang sudah mengabdi di Nunukan, baik yang bertugas di RSUD Nunukan, rumah sakit tipe D, rumah sakit pratama, maupun puskesmas di seluruh wilayah kabupaten. Baru setelah jangka waktu tertentu, mereka akan menjalani pendidikan langsung di Unhas.

"Daerah perbatasan seperti Nunukan membutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten, tetapi di sisi lain pelayanan kepada masyarakat juga harus tetap berjalan. Karena itu, skema ini menjadi langkah yang sangat baik karena peningkatan kapasitas tenaga medis dapat dilakukan tanpa menimbulkan kekosongan layanan di fasilitas kesehatan," ujar Irwan.

Jawaban atas Kebutuhan Spesialis di Perbatasan

Selama ini, ketersediaan dokter gigi spesialis di Nunukan masih sangat terbatas. Melalui program afirmasi ini, pemerintah daerah berharap dapat memperbanyak tenaga kesehatan spesialis yang berasal dari dan mengabdi di Kabupaten Nunukan.

Plt Direktur RSUD Kabupaten Nunukan, dr. Andi Bane Tune Mangkau, Sp.B, menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan. "Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan kebutuhan yang harus terus didorong. Harapannya, tenaga kesehatan di Nunukan memiliki kualifikasi yang semakin baik sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat juga terus meningkat," katanya.

Tak Hanya Dokter Gigi, Perawat Juga Dapat Kesempatan

Dalam pertemuan yang sama, Pemkab Nunukan juga menjajaki kerja sama pendidikan bagi tenaga keperawatan. Pemerintah daerah berencana mendorong perawat yang saat ini masih berkualifikasi Diploma III agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Keperawatan dan profesi Ners.

Kerja sama dengan Unhas ini menjadi langkah konkret Pemkab Nunukan dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan spesialis di wilayah perbatasan. Dengan model pendidikan yang tetap mempertahankan keberlangsungan pelayanan, masyarakat diharapkan tetap memperoleh layanan kesehatan yang optimal, sementara tenaga medis mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensi dan kualifikasi profesionalnya.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top