KALIMANTAN UTARA — Ada tiga kabar besar yang mewarnai ekosistem Apple pekan ini. Pertama, bocoran fitur anyar untuk sistem operasi iOS 27 yang kabarnya akan hadir dengan lima peningkatan signifikan. Kedua, Apple dilaporkan tengah menghadapi gugatan hukum dari pengguna yang kehilangan aset kripto mereka. Ketiga, Apple mulai membuka penjualan monitor kelas atasnya dengan harga lebih miring.
Menurut rumor yang beredar, pembaruan iOS 27 akan menyertakan lima fitur baru yang belum pernah diumumkan sebelumnya. Bocoran ini muncul di tengah antisipasi publik terhadap pengumuman resmi dari Apple yang biasanya digelar pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) tahunan.
Sayangnya, detail spesifik mengenai kelima fitur tersebut masih simpang siur. Namun, tradisi pembaruan besar iOS biasanya berfokus pada peningkatan personalisasi layar kunci, widget interaktif, hingga penyempurnaan aplikasi bawaan seperti Pesan dan Foto.
Bagi pengguna iPhone di Indonesia, pembaruan ini tentu dinantikan. Terlebih jika fitur tersebut berkaitan dengan peningkatan privasi atau integrasi dengan layanan Apple Intelligence yang kini mulai diperluas ke berbagai wilayah, termasuk dukungan bahasa yang lebih beragam.
Apple kini berhadapan dengan tuntutan hukum dari tiga pelanggannya. Mereka menggugat setelah kehilangan aset Bitcoin mereka akibat aplikasi dompet palsu (fake wallet app) yang tersedia di App Store. Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keamanan kurasi aplikasi oleh Apple.
Para penggugat menilai Apple gagal menjalankan proses verifikasi yang ketat terhadap aplikasi yang diizinkan masuk ke platformnya. Kejadian ini memicu pertanyaan besar soal tanggung jawab platform atas kerugian finansial yang dialami pengguna akibat aplikasi penipu.
Ini menjadi pengingat bagi pengguna kripto di Indonesia untuk selalu memverifikasi pengembang aplikasi sebelum melakukan transaksi. Selalu unduh aplikasi dari sumber resmi dan periksa reputasi pengembang, meskipun aplikasi tersebut sudah tersedia di App Store atau Google Play.
Apple resmi menjual monitor premiumnya, Studio Display XDR, di toko refurbished (rekondisi resmi). Penawaran ini memungkinkan konsumen menghemat hingga 540 dolar AS atau sekitar Rp 8,9 juta (estimasi kurs Rp 16.500) dari harga normalnya.
Produk refurbished Apple dikenal memiliki kualitas yang hampir sama dengan baru karena melalui proses inspeksi dan pembersihan ketat. Setiap unit yang dijual juga sudah termasuk garansi resmi Apple, sehingga keputusan untuk membeli produk rekondisi ini terbilang cukup aman bagi konsumen yang ingin menghemat biaya.
Bagi kreator konten dan editor video di Indonesia yang membutuhkan akurasi warna tinggi, tawaran ini bisa menjadi alternatif menarik dibandingkan membeli produk baru. Namun, ketersediaan stok di pasar Indonesia biasanya terbatas dan harus dipantau secara berkala melalui situs resmi Apple.
Di tengah hiruk pikuk kabar produk, CEO Apple Tim Cook dan Senior Vice President Hardware Engineering John Ternus memberikan wawancara terbaru. Dalam kesempatan tersebut, keduanya membahas soal proses transisi kepemimpinan di internal perusahaan dan visi ke depan Apple.
Wawancara ini menjadi penting karena untuk pertama kalinya para eksekutif kunci secara terbuka membahas regenerasi di jajaran manajemen puncak. Hal ini sejalan dengan rumor yang menyebut John Ternus sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Tim Cook di masa mendatang.
Meski tidak ada pengumuman resmi soal suksesi, pernyataan keduanya memberikan sinyal bahwa Apple tengah mempersiapkan kaderisasi untuk memastikan kelangsungan inovasi perusahaan dalam jangka panjang.
Bagi Anda yang ingin mendengar diskusi lengkap seputar berita ini, episode 9to5Mac Daily telah tersedia di berbagai platform podcast seperti Apple Podcasts, Spotify, dan Google Podcasts. Episode baru dirilis setiap hari kerja untuk memastikan Anda tidak ketinggalan informasi terbaru dari dunia Apple.