Porprov II Kaltara 2026 Dipastikan Digelar di Malinau, 34 dari 50 Cabor Sudah Serahkan Buku Teknis

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:15:02 WIB
Rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Kaltara menetapkan 10 November 2026 sebagai hari pembukaan Porprov II Kaltara di Malinau.

MALINAU — Kepastian jadwal pelaksanaan Porprov II Kalimantan Utara akhirnya keluar setelah melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Gubernur Kaltara bersama Wakil Gubernur dan Ketua KONI Kaltara. Dalam pertemuan itu, 10 November 2026 disepakati sebagai hari pembukaan pesta olahraga antar-kabupaten/kota se-Kaltara yang akan berpusat di Kabupaten Malinau.

Keputusan ini disambut lega oleh panitia daerah. Ernes Silvanus selaku pengurus Panitia Besar (PB) Porprov menilai kepastian waktu sangat krusial bagi seluruh kontingen yang selama ini menjalani pemusatan latihan.

“Rapat koordinasi dipimpin langsung Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan Ketua KONI Kaltara. Dari rapat tadi sudah ditetapkan pelaksanaan Porprov 2026. Kami selaku pengurus PB Porprov mengapresiasi karena ini memberi kepastian kepada kabupaten/kota dan atlet tentang pelaksanaan Porprov. Porprov akan dilaksanakan tanggal 10 November 2026,” ujarnya.

Batas Akhir Penyerahan THB 10 Agustus 2026

Meski waktu pelaksanaan sudah mengunci, pekerjaan rumah masih menumpuk di level pengurus provinsi cabor. Dari total 50 cabang olahraga yang direncanakan dipertandingkan—termasuk nomor eksibisi—baru 34 cabor yang menyerahkan THB. Sisanya masih belum mengirimkan dokumen panduan teknis pertandingan tersebut.

Gubernur bersama KONI Kaltara lantas memberi tenggat tegas. Seluruh pengurus provinsi cabor diminta menuntaskan administrasi THB paling lambat 10 Agustus 2026. Ernes mengingatkan keterlambatan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan menyangkut nasib atlet yang sudah mempersiapkan diri.

“Sampai hari ini baru sekitar 34 cabor yang menyampaikan THB. Masih ada belasan cabor yang belum. Tolong nanti didorong agar segera menyampaikan. Kasihan atlet kita yang sudah siap dan berlatih, tetapi cabornya justru tidak dipertandingkan,” katanya.

Malinau Matangkan Venue dan Akomodasi Jelang Porprov

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur terus dikebut. Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan venue utama sudah berdiri kokoh dan hanya membutuhkan pembenahan ringan. Perbaikan difokuskan pada penerangan, sistem suara, instalasi kelistrikan, hingga pendingin ruangan di sejumlah titik.

Sebagai uji coba, Malinau saat ini tengah menggelar Bupati Malinau Cup yang memanfaatkan venue-venue tersebut. Ernes menyebut seluruh fasilitas olahraga di daerahnya dirancang multifungsi sehingga satu gedung bisa dipakai untuk beberapa cabor berbeda. Untuk bulu tangkis, misalnya, pertandingan bisa tersebar di GOR Pemda serta gedung olahraga di Malinau Utara, Malinau Kota, SMP, Malinau Barat, dan Mentarang.

“Hari ini juga sedang berlangsung Bupati Malinau Cup sebagai bagian dari uji coba venue. Pembenahan yang kami lakukan hanya penerangan, sound system, elektrikal, pendingin ruangan, dan beberapa titik yang perlu diperbaiki. Intinya venue itu sudah siap semua,” tegas Ernes.

Homestay Jadi Alternatif Penginapan Kontingen

Sektor akomodasi menjadi tantangan tersendiri mengingat jumlah hotel di Malinau terbatas. Pemerintah daerah menyiapkan skema homestay untuk menampung ribuan atlet dan ofisial yang datang dari Nunukan, Tarakan, Bulungan, dan Tana Tidung.

Ernes optimistis kebutuhan tempat menginap tetap terpenuhi. Ia menyebut banyak kontingen yang memiliki hubungan kekerabatan dengan warga Malinau, sehingga pola menginap di rumah keluarga bisa dimaksimalkan.

“Homestay yang ada cukup banyak dan bisa dimanfaatkan. Apalagi kontingen dari Nunukan, Tarakan, Bulungan maupun Tana Tidung banyak yang memiliki hubungan kekerabatan di Malinau. Ini bisa dikomunikasikan sehingga kebutuhan tempat menginap dapat terpenuhi,” jelasnya.

Selain akomodasi, Malinau juga menyiapkan dukungan bagi pelaku UMKM dan memperkenalkan destinasi wisata seperti Setulang serta Semolon sebagai tujuan kunjungan atlet di sela-sela pertandingan. Deklarasi kesiapan menjadi tuan rumah sendiri sudah dicanangkan sejak 9 September 2025.

“Kita sangat siap. Sejak 9 September 2025 kita sudah mendeklarasikan kesiapan menjadi tuan rumah yang baik bagi Porprov 2026. UMKM kita siap, makanan siap, dan kami siap menyambut seluruh kontingen yang datang ke Malinau,” pungkasnya.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top