Karnaval Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III: Wayang Jumbo hingga Pakaian Adat Meriahkan CFD

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:54:01 WIB
Wayang jumbo berukuran raksasa menjadi pusat perhatian dalam Karnaval Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III di Jalan Ahmad Yani.

KALIMANTAN UTARASepanjang jalan, parade wayang jumbo berukuran raksasa menjadi pusat perhatian utama. Figur-figur pewayangan yang biasanya tampil dalam skala kecil, kali ini dihadirkan dalam dimensi besar yang megah, berpadu dengan ratusan peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Daya Tarik Utama Karnaval: Wayang Jumbo dan Ragam Busana Nusantara

Keunikan karnaval ini terletak pada skala properti yang digunakan. Wayang jumbo yang diarak bukan sekadar replika biasa—tingginya melampaui tinggi manusia, memaksa para pengusungnya berjalan perlahan agar tetap seimbang. Detail ukiran dan pewarnaan pada wayang-wayang tersebut tampak jelas saat berhadapan langsung dengan penonton di pinggir jalan.

Di samping wayang, deretan peserta mengenakan pakaian adat dari Sabang sampai Merauke menambah semarak pawai. Mulai dari kain tenun khas Timur Indonesia hingga kebaya dan beskap dari Jawa, semuanya tampil dalam satu barisan yang harmonis. Perpaduan warna dan tekstur kain menjadi suguhan visual yang memanjakan mata ribuan warga yang berjejer di sepanjang rute.

Suasana CFD yang Berubah Menjadi Panggung Budaya

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani ini mengubah wajah CFD yang biasanya identik dengan olahraga dan jajanan kaki lima, menjadi panggung apresiasi budaya. Warga yang datang tidak hanya bisa berolahraga, tetapi juga mendapatkan hiburan dan edukasi tentang keberagaman budaya Indonesia secara gratis.

Antusiasme warga terlihat dari padatnya barisan penonton yang mengapit kedua sisi jalan sepanjang rute karnaval. Anak-anak tampak paling bersemangat, bertepuk tangan dan bersorak saat wayang jumbo melintas di depan mereka. Orang dewasa pun tak kalah antusias, mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel masing-masing.

Gelaran ini menjadi bukti bahwa ruang publik seperti CFD dapat difungsikan sebagai media pelestarian budaya yang efektif. Dengan melibatkan elemen visual berskala besar dan kostum tradisional, karnaval ini berhasil menyedot perhatian publik yang mungkin selama ini tidak familiar dengan seni pewayangan atau busana adat daerah lain.

Menikmati Akhir Pekan dengan Sentuhan Tradisi

Bagi warga Bekasi dan sekitarnya yang ingin merasakan suasana berbeda di akhir pekan, menghadiri karnaval budaya saat CFD adalah pilihan tepat. Selain bebas biaya masuk, pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan spektakuler sambil menikmati udara pagi yang segar di kawasan bebas kendaraan bermotor.

Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III membuktikan bahwa acara budaya berskala lokal mampu menghadirkan kemeriahan yang tidak kalah dengan festival tingkat nasional. Kehadiran wayang jumbo dan ribuan peserta berbaju adat menjadi daya tarik utama yang sayang untuk dilewatkan. Untuk informasi jadwal dan rangkaian acara selanjutnya, warga dapat memantau kanal informasi resmi Pemerintah Kota Bekasi.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top