BULUNGAN — Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan tabur bunga oleh seluruh peserta yang hadir.
Kegiatan ini diikuti jajaran pejabat dan pegawai Kejati Kaltara, Kejaksaan Negeri Bulungan, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kaltara dan Bulungan.
Kasi Penkum Kejati Kaltara Andi Sugandi D mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat pengabdian insan Adhyaksa.
“Tanggal tersebut merujuk pada pelantikan Jaksa Agung pertama Republik Indonesia, Mr. Gatot Tarunamihardja, oleh Presiden Soekarno pada 2 September 1945,” terangnya.
Berbeda dengan Hari Bhakti Adhyaksa
Andi menjelaskan, peringatan ini berbeda dengan Hari Bhakti Adhyaksa yang rutin diperingati setiap 22 Juli. Hari Lahir Kejaksaan justru merujuk pada momen bersejarah pelantikan Jaksa Agung pertama.
Gatot kala itu memimpin Departemen Kejaksaan yang berada dalam lingkungan Mahkamah Agung dan menjadi bagian dari kekuasaan kehakiman pada Kabinet Pertama Republik Indonesia.
Transformasi Institusi Penegak Hukum Modern
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tahun ini menjadi momentum bagi institusi untuk terus melakukan transformasi sebagai penegak hukum yang modern, profesional, dan berintegritas.
Kejati Kaltara berharap semangat tersebut diwujudkan melalui pengamalan nilai Tri Krama Adhyaksa, yakni Satya, Adhi, dan Wicaksana, serta Trapsila Adhyaksa BerAKHLAK.
Nilai tersebut mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, keharmonisan, loyalitas, adaptasi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas.
Komitmen Penegakan Hukum Berkeadilan
Peringatan ini sekaligus menjadi penguat komitmen institusi dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan bermartabat di wilayah Kalimantan Utara. Rangkaian ziarah berlangsung khidmat dan tertib sejak awal hingga akhir acara.