Indeks Kerukunan Umat Beragama Kaltara Tembus Peringkat Pertama Nasional, Gubernur Ajak Jaga Kondusivitas

Penulis: Edi Wahyono  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:46:01 WIB
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menyampaikan capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang menempatkan Kaltara di peringkat pertama nasional.

TANJUNG SELOR — Setahun setelah berada di peringkat kelima, Kalimantan Utara berhasil menanjak ke posisi teratas Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) nasional pada 2025. Gubernur Zainal A. Paliwang menyampaikan kabar tersebut di hadapan ribuan warga yang memadati kegiatan jalan sehat, Minggu pagi.

“Pada 2024 Kaltara berada di peringkat kelima. Alhamdulillah, pada 2025 kita berhasil menjadi peringkat pertama indeks kerukunan umat beragama se-Indonesia,” ujarnya.

Pencapaian ini dinilai bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan nyata kehidupan masyarakat Kaltara yang toleran di tengah keberagaman. Menurut Zainal, kerukunan yang terjaga menjadi modal fundamental untuk menjaga stabilitas daerah dan kelancaran pembangunan.

Jalan Sehat Bukan Sekadar Olahraga, tapi Ruang Silaturahmi

Di tengah euforia capaian tersebut, Gubernur mengingatkan bahwa kegiatan jalan sehat yang diikuti ribuan masyarakat Tanjung Selor memiliki makna lebih dalam. Ia menilai momen ini efektif untuk merekatkan kembali tali persaudaraan antarwarga yang mungkin sempat kendur oleh kesibukan sehari-hari.

“Semangat seperti ini harus terus kita jaga. Jalan sehat ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengenang jasa para pahlawan,” kata Zainal di sela-sela acara.

Ia menekankan bahwa olahraga bersama dan hiburan rakyat merupakan medium paling sederhana namun ampuh untuk membangun interaksi sosial. Kehadiran ribuan warga dari berbagai latar belakang dalam satu lokasi yang sama menjadi bukti nyata kohesi sosial yang terjaga.

Peringatan Keras Gubernur: Jangan Mudah Terprovokasi Isu Perpecahan

Di balik prestasi dan kegembiraan tersebut, Zainal Paliwang menyampaikan pesan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Ia mengingatkan agar capaian IKUB tidak membuat masyarakat lengah atau berpuas diri.

“Mari kita jaga kebersamaan, soliditas, dan kekompakan. Jangan sampai kita diadu domba oleh pihak yang ingin mengganggu Kaltara,” tegasnya.

Ia meminta warga untuk tidak mudah percaya pada informasi negatif atau isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, menjaga suasana aman dan kondusif adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan.

Zainal berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan jalan sehat tidak berhenti setelah acara usai. Ia mendorong agar nilai-nilai toleransi dan kekompakan itu dirawat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keberagaman di Kaltara terus menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah ke depan.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: juwata.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top