ANTARA Kerahkan Tim Khusus ke Banten Perkuat Pencarian 5 Pewarta Foto Hilang Usai Liput Erupsi Anak Krakatau

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Rabu, 09 September 2026 | 08:53:01 WIB
Tim khusus ANTARA dikerahkan ke Banten untuk memperkuat pencarian lima pewarta foto yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Kantor Berita ANTARA memperkuat koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, dan instansi terkait dalam pencarian lima pewarta foto yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten. Direktur Utama ANTARA Benny Siga Butarbutar menyatakan tim khusus gabungan dari kantor pusat dan Biro Banten telah dikirim untuk memastikan komunikasi pencarian terus berjalan.

JAKARTA — Kantor Berita ANTARA membentuk tim khusus gabungan personel kantor pusat dan Biro Banten untuk mendampingi proses pencarian lima pewarta foto yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Tim ini bertugas memastikan koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, dan instansi terkait berjalan intensif.

“Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus menerus. Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” kata Benny di Jakarta, Selasa malam.

Hilang Sejak Senin Saat Liput Erupsi

Kelima pewarta tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) ketika melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Mereka adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA Biro Banten, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni selaku fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Hingga Selasa malam, belum ada kabar yang diterima mengenai kondisi Bagus maupun rombongan. Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyatakan pencarian gabungan melibatkan Polairud, Basarnas, dan TNI terus dilakukan sejak laporan hilangnya para pewarta diterima.

Gelombang Tinggi Jadi Kendala Utama di Laut

Operasi pencarian di perairan Selat Sunda menghadapi hambatan serius. Kondisi alam, terutama gelombang tinggi dan jarak pandang yang terbatas, menjadi kendala utama bagi tim gabungan di lapangan.

Meski demikian, upaya pencarian terus diintensifkan. ANTARA juga mendirikan posko siaga media bersama iNews dan merdeka.com untuk memperkuat koordinasi serta memastikan informasi yang beredar berasal dari sumber berwenang.

Imbauan agar Tak Sebar Informasi Spekulatif

ANTARA mengimbau seluruh pihak tidak menyebarkan informasi spekulatif terkait keberadaan para pewarta yang masih dalam proses pencarian. Langkah ini ditempuh untuk mencegah beredarnya kabar yang belum terverifikasi di tengah situasi yang masih berkembang.

Benny berharap seluruh upaya pencarian dapat berjalan lancar dan para pewarta segera ditemukan dalam kondisi selamat. ANTARA berkomitmen terus berkoordinasi dengan otoritas dan menyampaikan perkembangan berdasarkan data yang telah terverifikasi.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: kaltara.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top