KALIMANTAN UTARA — Robin Zeng menyoroti dampak buruk dari kompetisi harga yang tak terkendali terhadap integritas produksi baterai. Ia menyebutkan, untuk memenangkan persaingan, sejumlah pabrikan memangkas waktu pengujian dan inspeksi, yang berujung pada kegagalan produksi di banyak lini baterai.
Data yang dipaparkan dalam konferensi tersebut menunjukkan skala persaingan yang ekstrem. Sepanjang 2026, pasar Tiongkok sudah kedatangan lebih dari 600 model mobil baru—atau rata-rata tiga model meluncur setiap harinya, seperti dikutip dari pernyataan Tang Yuqun.
Dua Skandal Besar yang Jadi Bukti Nyata
Kekhawatiran CATL bukan tanpa dasar. Industri otomotif Tiongkok sudah mencatat setidaknya dua kasus besar terkait kualitas baterai dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Desember 2025, anak perusahaan Geely, Viridi, resmi menggugat produsen baterai Sunwoda. Gugatan tersebut dilayangkan atas temuan sel baterai cacat yang memaksa Sunwoda membayar kompensasi mencapai 608 juta yuan.
Kasus lain menimpa GAC Aion. Sekitar 213.000 unit kendaraan yang menggunakan baterai CALB dilaporkan mengalami masalah bengkak pada sel baterai hingga berbentuk "pisang". Kondisi ini menyebabkan kehilangan daya secara tiba-tiba dan mengancam keselamatan operasional kendaraan.
Kualitas Terancam demi Kejar Target Peluncuran
Tekanan untuk meluncurkan model baru secepat mungkin menjadi akar permasalahan. Jadwal produksi yang dipercepat membuat proses quality control—yang seharusnya menjadi garda terdepan keselamatan—menjadi korban pertama.
Fenomena ini menjadi ironi di tengah gencarnya promosi teknologi baterai canggih oleh para pabrikan. Di atas kertas, persaingan mendorong inovasi. Namun di lini produksi, tenggat waktu yang ketat justru berpotensi menurunkan standar keamanan komponen paling vital pada mobil listrik.
Peringatan dari pemasok baterai terbesar dunia ini menjadi sinyal bagi seluruh rantai pasok industri, termasuk pasar Indonesia yang mulai mengandalkan impor kendaraan listrik dari Tiongkok. Konsumen lokal pun perlu lebih jeli memverifikasi riwayat produksi dan sertifikasi baterai sebelum memutuskan pembelian.