Dandim 0903/Bulungan Minta Babinsa Rawat KDKMP dan Jembatan Garuda, Wajib Spoting 5 Calon Prajurit TNI AD

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Selasa, 03 November 2026 | 18:31:31 WIB
Dandim 0903/Bulungan menegaskan pentingnya pengalaman dan kedewasaan personel dalam menjalankan tugas kewilayahan.

TANJUNG SELOR — Dhuwi menegaskan bahwa pengalaman dan masa pengabdian setiap prajurit harus menjadi bekal menjalankan tugas kewilayahan secara profesional. Ia menilai seluruh personel telah memiliki kedewasaan dalam berpikir dan bertindak.

"Saya yakin seluruh rekan-rekan sudah memiliki kedewasaan dalam berpikir dan bertindak," kata Dhuwi kepada Radar Kaltara di Tanjung Selor.

Menurutnya, personel Kodim adalah ujung tombak pelaksanaan tugas di wilayah sekaligus pendukung kebijakan dan program strategis pemerintah pusat. Setiap tugas yang diberikan, kata dia, harus dilaksanakan maksimal.

KDKMP Diminta Terpelihara Sejak Sekarang

Perhatian khusus Dhuwi tertuju pada bangunan KDKMP dan Jembatan Garuda yang telah rampung dibangun. Untuk KDKMP, Babinsa diminta ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan bangunan, lingkungan sekitar, hingga kondisi sarana pendukung.

"Koordinasi dengan aparat desa dan pengurus koperasi agar fasilitas tersebut tetap terpelihara dan sambil menunggu Sarpras maupun operasional, KDKMP dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan kemasyarakatan," ungkapnya.

Dhuwi menilai KDKMP akan berperan penting mempermudah warga memperoleh kebutuhan pokok dan barang sehari-hari, termasuk barang bersubsidi. Lewat koperasi di desa dan kelurahan, distribusi kebutuhan dari pemerintah pusat diharapkan lebih langsung dan tepat sasaran.

Prinsip Manajemen hingga Larangan Menunggu Hadiah

Seluruh personel diminta menerapkan prinsip perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi dalam setiap pekerjaan. Manajemen tugas yang baik dinilai membantu personel menyelesaikan tanggung jawab secara terarah.

"Setiap pekerjaan yang sudah menjadi tugas pokok dan tanggung jawab kita wajib dilaksanakan dengan baik dan ikhlas. Jangan menjadikan ada atau tidaknya reward (hadiah) sebagai alasan untuk tidak bekerja maksimal," katanya.

Dhuwi juga menekankan disiplin, loyalitas, komunikasi, dan kekompakan antarpersonel. Prajurit yang menghadapi kendala diminta tidak memendam persoalan sendiri, melainkan segera berkoordinasi mencari solusi bersama.

Spoting Minimal 5 Orang Calon Prajurit per Babinsa

Pada bagian lain arahannya, Dhuwi menyoroti rekrutmen calon prajurit TNI AD jalur Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata). Babinsa diminta aktif menyosialisasikan kesempatan itu kepada generasi muda, termasuk putra-putra daerah suku Dayak di Bulungan.

Ia bahkan menetapkan target konkret: setiap Babinsa wajib melaksanakan spoting minimal lima orang calon yang memiliki minat dan potensi mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI AD.

Melalui peran Babinsa di tingkat desa, Kodim 0903/Bulungan berharap jaringannya di lapangan bisa menjaring calon prajurit dari kampung-kampung, bukan hanya dari perkotaan Tanjung Selor.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: radartarakan.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top