TANJUNG SELOR — Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik datang langsung ke Forum Adat Kesultanan Bulungan bersama Wakapolda Brigjen Pol. Yusuf dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltara. Kedatangan mereka disambut pengurus adat, tokoh adat, serta tokoh masyarakat Bulungan dalam pertemuan yang berlangsung di Tanjung Selor.
Silaturahmi tersebut menjadi jalan mempererat hubungan antara Polda Kaltara dan lembaga adat. Komunikasi yang harmonis dinilai menjadi modal utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah ini.
Semangat "Polisi Bersama Masyarakat" Jadi Pegangan
Dalam pertemuan itu, Kapolda menegaskan komitmen mewujudkan Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Komitmen tersebut diwujudkan dengan memperkuat kemitraan, membuka ruang komunikasi, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurut pandangan tersebut, menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat menjadi syarat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Sinergi dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya disebut sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan. Pendekatan itu juga menjadi bekal menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Kalimantan Utara.
Peran Strategis Forum Adat Jaga Kerukunan dan Kearifan Lokal
Keberadaan Forum Adat Kesultanan Bulungan memiliki posisi strategis dalam menjaga kerukunan warga. Lembaga ini juga berperan melestarikan nilai-nilai budaya serta merawat kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Utara.
Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat diharapkan dapat disikapi secara bijaksana. Dialog dan kebersamaan menjadi cara yang ditempuh, bukan langkah represif.
Komitmen Polda Kaltara Dekat dengan Warga
Polda Kaltara berkomitmen terus mempererat hubungan dengan lembaga adat dan seluruh elemen masyarakat. Langkah itu menjadi wujud pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, lingkungan yang aman, damai, serta mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis diharapkan tercipta. Kapolda berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat melalui pertemuan ini.
Harapan itu agar semangat Polisi Bersama Masyarakat tidak berhenti sebagai slogan. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Provinsi Kalimantan Utara.