Pencarian

Chrome Android Uji Coba Desain Dual Bar dengan Tombol Gemini, Ini Tampilannya

Jumat, 07 Agustus 2026 • 04:47:31 WIB
Chrome Android Uji Coba Desain Dual Bar dengan Tombol Gemini, Ini Tampilannya
Antarmuka baru Chrome Android menampilkan bilah alamat di atas dan deretan kontrol tambahan di bawah.

KALIMANTAN UTARA — Google Chrome untuk Android tengah menguji perubahan desain paling signifikan dalam setahun terakhir. Versi terbaru melalui kanal stabil menampilkan tata letak dual bar, di mana bilah alamat berada di atas dan deretan kontrol tambahan di bawah. Perubahan ini pertama kali terdeteksi pada sejumlah perangkat dan mulai dilaporkan pengguna di forum serta media sosial.

Dual Bar dan Tombol Gemini di Bilah Bawah

Desain baru ini memisahkan fungsi navigasi ke dua area. Di bilah atas, pengguna masih menemukan kolom URL, tombol kembali, tombol bagikan, dan menu overflow. Sementara itu, bilah bawah kini menampung tombol "Tab Baru", pengelola tab, serta tombol khusus untuk mengakses Gemini.

Menariknya, opsi tata letak full bottom bar yang sebelumnya tersedia tetap dipertahankan. Namun, bilah bawah tersebut kini dibuat lebih tebal untuk mengakomodasi keberadaan tombol asisten AI tersebut.

Jadwal Peluncuran yang Sempat Tertunda

Integrasi Gemini ke dalam Chrome sebenarnya sudah diumumkan Google pada Mei lalu. Rencana awal menyebutkan fitur ini akan mulai digulirkan ke pengguna Android pada akhir Juni, tetapi hingga kini janji tersebut belum terealisasi sepenuhnya.

Dari pengamatan yang dilakukan, hanya satu perangkat yang menampilkan antarmuka baru ini meskipun semua perangkat uji telah diperbarui ke versi yang sama. Sebelumnya, desain serupa juga sempat terlihat pada akun Twitter/X bulan lalu dan muncul di perangkat iPhone pengguna lain pada awal tahun ini.

Reaksi Pengguna dan Ketersediaan

Tanggapan terhadap desain baru ini beragam. Sebagian pengguna menyambut baik akses cepat ke Gemini, sementara yang lain mengeluhkan bilah bawah yang semakin tebal justru mengurangi area layar untuk membaca konten. Keluhan ini terutama muncul dari pengguna yang memilih mode full bottom bar.

Google tampaknya menerapkan strategi peluncuran bertahap (staged rollout) untuk antarmuka ini. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal ketersediaan yang lebih luas, termasuk untuk pengguna di Indonesia.

Fitur Chrome Lain yang Perlu Diketahui

Selain desain baru ini, Google juga tengah menggarap sejumlah pembaruan lain untuk Chrome. Beberapa di antaranya adalah dukungan pemutaran Netflix dalam resolusi 4K yang masih terbatas pada perangkat tertentu, serta upaya menghadirkan pembaruan browser tanpa perlu me-restart seluruh aplikasi.

Bagi pengguna yang ingin mencoba tampilan baru ini, disarankan untuk memeriksa pembaruan Chrome secara berkala di Google Play Store. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua perangkat akan menerima pembaruan antarmuka ini secara bersamaan.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks