KALIMANTAN UTARA — Gempa yang mengguncang NTT memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk BUMN kepelabuhanan. Pelindo Regional 4 tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga memastikan alur distribusi bantuan dari Indonesia bagian timur tidak terputus.
Manager Operasi dan Teknik Pelindo Regional 4 Makassar, Burhanuddin, mengatakan posko di Terminal Penumpang II sengaja dibuka nonstop. Langkah ini untuk mengakomodasi donatur yang ingin menitipkan bantuan kapan saja.
"Kalau ada pengiriman dari wilayah timur seperti Papua, kami sediakan gudang untuk menampung bantuan tersebut," jelasnya, Jumat (21/8/2026).
Jenis Bantuan dan Kolaborasi Pengiriman
Posko menerima segala bentuk donasi, mulai dari pakaian layak pakai, obat-obatan, hingga bahan pokok. Burhanuddin menegaskan pintu posko terbuka untuk semua kalangan, tidak terbatas internal Pelindo Grup.
"Kita terima semua, bahkan kemarin sudah ada banyak dari swasta," ucapnya.
Partisipasi perseorangan dan organisasi lain disebutnya turut memeriahkan arus bantuan. Hingga saat ini, logistik yang terkumpul sudah dikirim sebanyak dua tahap menggunakan kapal yang difasilitasi PELNI menuju Pelabuhan Merauke.
Koordinasi dengan BNPB untuk Distribusi Tepat Sasaran
Setelah bantuan tiba di Merauke, proses distribusi tidak berhenti di pelabuhan. Pelindo Regional 4 berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan barang sampai ke lokasi terdampak.
"Kita sudah ada koordinasi dengan BNPB untuk kirim bantuan ke daerah terdampak," tutup Burhanuddin.
Pengiriman tahap kedua ini disebutnya bukan yang terakhir. Pelindo Regional 4 berkomitmen melanjutkan pengiriman bantuan secara bertahap hingga masa tanggap darurat berakhir. Dengan adanya gudang penampungan di Makassar, Pelindo berharap arus logistik dari luar NTT bisa terus mengalir tanpa hambatan berarti.