Pencarian

Prabowo Resmikan 93 Sekolah Rakyat untuk Putus Lingkaran Kemiskinan, Target Satu Sekolah di Setiap Kabupaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 08:54:31 WIB
Prabowo Resmikan 93 Sekolah Rakyat untuk Putus Lingkaran Kemiskinan, Target Satu Sekolah di Setiap Kabupaten

JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memerangi kemiskinan melalui program Sekolah Rakyat yang menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera. Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa sekolah berasrama ini dirancang untuk memberikan lingkungan aman, makanan bergizi, serta fasilitas belajar yang memadai.

"Kita juga membangun Sekolah Rakyat, sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga yang paling tidak berdaya dengan ruang kelas, tempat tinggal makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman. Strateginya adalah kita harus memutuskan lingkaran kemiskinan," kata Prabowo.

Anak dari Keluarga Miskin Berhak Dapat Pendidikan Layak

Presiden menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak seharusnya menentukan masa depan seorang anak. Negara, lanjutnya, wajib melakukan intervensi sesuai amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 yang menyatakan fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Pemerintah menargetkan seluruh kabupaten di Indonesia akan memiliki Sekolah Rakyat. "Nantinya semua kabupaten akan punya satu Sekolah Rakyat," ujarnya.

Kisah Rizky: dari Putus Sekolah hingga Kembali Belajar

Dalam pidatonya, Prabowo memperkenalkan Muhammad Rizky Pratama, siswa Sekolah Rakyat berusia 12 tahun yang pernah mengayuh sepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual. Rizky sempat putus sekolah dan ketika masuk Sekolah Rakyat belum lancar membaca serta belum mampu berhitung dengan baik.

"Hari ini Rizky kembali ke sekolah dan mendapatkan kembali haknya untuk belajar dan menata cita-cita. Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak," ujar Prabowo.

Citra dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat Lainnya

Selain Rizky, Prabowo mencontohkan Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan. Citra hampir putus sekolah saat kelas 4 SD karena harus membantu ibunya yang merupakan penyandang disabilitas berjualan kacang setelah ayahnya meninggal dunia. Melalui Sekolah Rakyat, Citra kini berhasil menjadi juara karate tingkat kabupaten.

"Citra umurmu berapa Citra? 10 tahun, ya nanti 10 tahun lagi lah kau boleh pacaran. Citra kau boleh pacaran setelah sabuk hitam karatemu, jadi nggak ada yang berani nanti main-main sama kau," kata Prabowo tersenyum.

Prabowo juga menyebut tujuh siswa Sekolah Rakyat di Makassar yang meraih prestasi dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 pada bidang matematika, biologi, bahasa Indonesia, sejarah, dan sosiologi. Selain itu, Ismi Ulfaida dari Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpilih menjadi Paskibraka nasional.

Menurut Prabowo, berbagai prestasi tersebut membuktikan siswa dari keluarga paling tidak mampu dapat mencapai prestasi tinggi apabila diberi kesempatan, fasilitas, dan pembimbingan yang memadai. "Tidak ada anak Indonesia pun yang akan kita tinggalkan," kata Prabowo.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltara.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks