KALIMANTAN UTARA — Xiaomi 18 Pro dijadwalkan meluncur pada 23 September mendatang dengan fitur Privacy Display yang tertanam langsung di tingkat hardware. Layar Super Pixel 2.0 dengan sistem emisi cahaya M11 ini juga diklaim mampu mencapai peak brightness hingga 4.000 nits. Teknologi ini menyasar pengguna yang mengutamakan kerahasiaan data saat mengakses aplikasi perbankan atau berkirim pesan.
Xiaomi mulai membocorkan arah teknologi layar untuk flagship terbarunya melalui poster resmi yang beredar. Perusahaan mengonfirmasi bahwa Xiaomi 18 Pro akan mengusung proteksi privasi yang tidak sekadar perangkat lunak, melainkan tertanam di level komponen keras.
Pendekatan hardware-level privacy protection ini menjadi pembeda dari fitur serupa di ponsel lain yang umumnya bergantung pada lapisan software. Xiaomi belum mengungkap mekanisme teknis lengkap di balik fitur tersebut.
Spesifikasi Layar Super Pixel 2.0
Panel yang dipakai Xiaomi 18 Pro disebut sebagai Super Pixel 2.0 dengan sistem emisi cahaya M11. Konfigurasi ini mencakup full RGB pixel arrangement, green light-emitting, dan proteksi privasi tingkat hardware.
Xiaomi mengklaim teknologi green light-emitting mampu mendongkrak efisiensi pencahayaan sampai 20 persen. Layar ini juga disebut sanggup mencapai peak brightness hingga 4.000 nits.
Konsumsi Daya Setara Panel 1,5K
Satu klaim menarik: layar Xiaomi 18 Pro dikatakan punya konsumsi daya setara panel 1,5K, tetapi menghasilkan ketajaman yang sebanding dengan layar 2K. Jika akurat, kombinasi ini bisa menjadi nilai jual besar untuk ponsel flagship yang menuntut daya besar.
Efisiensi pencahayaan 20 persen dan peak brightness 4.000 nits menempatkan panel ini di jajaran spesifikasi tertinggi untuk kelasnya. Namun, Xiaomi belum membeberkan angka konsumsi daya riil dalam penggunaan harian.
Cara Kerja Privacy Display Masih Misteri
Meski sudah mengonfirmasi keberadaan hardware-level privacy protection, Xiaomi belum menjelaskan detail cara kerjanya. Sejumlah bocoran menyebut fitur ini bernama Smart Privacy Display.
Berdasarkan bocoran tersebut, pengguna bisa membuat grup aplikasi dan memilih pengaturan privasi berbeda untuk tiap grup. Aplikasi perbankan misalnya bisa memakai mode privasi, sementara aplikasi video tetap tampil normal.
Fitur ini juga disebut bisa aktif otomatis saat ponsel mendeteksi konten sensitif. Ada empat jenis konten yang dilindungi menurut bocoran: input kata sandi, pembayaran, transfer dana, dan chat.
Perlu digarisbawahi, detail Smart Privacy Display itu masih berasal dari bocoran. Xiaomi baru mengonfirmasi keberadaan hardware-level privacy protection pada layar Xiaomi 18 Pro.
Jadwal Peluncuran dan Peluang Masuk Indonesia
Xiaomi 18 Pro dikabarkan bakal diumumkan pada 23 September mendatang. Belum ada informasi resmi soal harga, varian, maupun ketersediaan di pasar global.
Untuk pasar Indonesia, peluang kehadiran Xiaomi 18 Pro masih terbuka mengingat Xiaomi rutin membawa lini flagship-nya ke Tanah Air. Namun, jadwal pasti dan harga lokal belum bisa dipastikan sebelum peluncuran resmi.
Pengguna yang menunggu ponsel dengan proteksi privasi tingkat hardware dan layar terang 4.000 nits bisa menantikan pengumuman 23 September. Sementara yang butuh ponsel sekarang, opsi flagship Xiaomi generasi sebelumnya masih tersedia di kanal resmi.