KALIMANTAN UTARA — Timnas Malaysia menegaskan kesiapan mental menghadapi tekanan suporter Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pemain sayap Faisal Halim menyebut kedewasaan bertanding jadi kunci agar fokus Harimau Malaya tidak terganggu sepanjang laga.
Laga tandang ke SUGBK menjadi pengalaman perdana bagi Faisal Halim bermain di hadapan puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia. Ia mengaku sudah lama menantikan momen tersebut dan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental.
Persiapan itu mencakup antisipasi terhadap segala bentuk ancaman psikologis dari tribune penonton. Faisal menilai tekanan suporter bukan hal baru bagi skuadnya, terlebih dalam duel bertajuk panggung Nusantara yang selalu menyedot perhatian pecinta sepak bola kedua negara.
Faisal Halim: Kami Sudah Cukup Matang dan Profesional
Faisal menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh penggawa Malaysia mampu mengatasi intimidasi yang mungkin muncul selama pertandingan berlangsung.
"Menurut saya, kami sudah cukup matang dan profesional. Apa pun bentuk provokasi atau tekanan yang dilemparkan oleh suporter di sana, sebagai pemain kami harus siap menghadapinya," ujar Faisal sebelum menuju Jakarta bersama rombongan tim.
Menurutnya, kedewasaan bertanding menjadi faktor utama agar permainan Malaysia tidak terganggu. Ia berharap rekan-rekannya tetap fokus pada instruksi pelatih dan tidak terpancing situasi di luar lapangan.
Atmosfer SUGBK Jadi Sarana Pembelajaran Timnas Malaysia
Faisal memandang kesempatan bertanding di atmosfer bertekanan tinggi sebagai pembelajaran berharga bagi kemajuan Timnas Malaysia. Pengalaman semacam ini dinilainya penting untuk menghadapi ajang yang lebih besar di masa depan.
"Ini adalah pelajaran dan pengalaman terbaik bagi tim nasional untuk menghadapi pertandingan di level yang lebih tinggi nantinya, seperti Kualifikasi Piala Asia maupun Kualifikasi Piala Dunia mendatang," tuturnya.
Ia juga mengaku antusias merasakan langsung atmosfer sengit duel panggung Nusantara. Menurut Faisal, laga melawan Indonesia selalu menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola di kedua negara tetangga tersebut.
Malaysia Buka Kempen Lawan Bangladesh, lalu Indonesia dan Singapura
Malaysia dijadwalkan membuka kempen persaingan dengan menghadapi Bangladesh pada 25 September mendatang. Setelah itu, Harimau Malaya berhadapan dengan Indonesia dan Singapura demi memperebutkan satu tiket ke babak final.
Berdasarkan regulasi, hanya tim yang berhasil mengunci posisi juara grup yang berhak melangkah langsung ke partai puncak. Tim runner up akan bertarung untuk memperebutkan tempat ketiga.
Dengan modal persiapan matang dan mental baja, Malaysia berharap dapat memetik hasil maksimal dari setiap laga yang dilakoni tanpa terpengaruh tekanan suporter tuan rumah.