Pencarian

Lapas Tarakan dan Dinas Perpustakaan Kota Gelar Perpustakaan Keliling untuk 200-an Buku bagi Warga Binaan

Sabtu, 26 September 2026 • 10:16:01 WIB
Lapas Tarakan dan Dinas Perpustakaan Kota Gelar Perpustakaan Keliling untuk 200-an Buku bagi Warga Binaan
Warga binaan Lapas Kelas IIA Tarakan memilih buku pada layanan perpustakaan keliling yang digelar bersama Dinas Perpustakaan Kota Tarakan.

TARAKAN — Program Pusling di Lapas Kelas IIA Tarakan diinisiasi oleh jajaran Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan melalui Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat). Subseksi ini menjalankan fungsi pemasyarakatan di bidang pembinaan, termasuk memastikan warga binaan tetap mendapat akses bahan bacaan selama menjalani masa pidana.

Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang tergabung dalam kelompok pondok pesantren Daarut Taubah dan kelompok Pramuka Anak Binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Antusiasme mereka terlihat sejak tim perpustakaan menata koleksi buku di ruang kunjungan serbaguna.

Koleksi Buku: dari Agama hingga Novel Fiksi

Tim Perpustakaan Kota Tarakan membawa lebih dari 200 eksemplar buku untuk kegiatan ini. Jenis bacaannya beragam, mulai dari buku agama, motivasi hidup, psikologi, pertanian, sampai koleksi novel fiksi.

Pemilihan kategori buku disesuaikan dengan kebutuhan pembinaan warga binaan. Buku pertanian misalnya, bisa menjadi bekal keterampilan bagi WBP yang akan kembali ke masyarakat. Sementara novel fiksi dan buku motivasi berperan menjaga kesehatan mental selama masa pembinaan.

Dukungan Kalapas: Literasi Jadi Instrumen Pembinaan

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Pusling yang menyasar WBP dan anak binaan.

"Kami berharap program Pusling dapat menjadi saran dalam membantu peningkatan literasi WBP serta berperan sebagai instrumen terkait penyelenggaraan Kerjasama Pembinaan dan Pembimbingan warga binaan dengan mitra Pemerintah Daerah melalui OPD terkait. Kami juga melihat antusiasme WBP dan Anak Binaan yang mengikuti program ini. Semoga terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan tentunya bebas biaya," ucap Jupri.

Jupri menegaskan bahwa layanan perpustakaan keliling ini tidak dipungut biaya. Warga binaan bisa memanfaatkan koleksi buku secara gratis selama program berlangsung.

Dasar Hukum: UU Pemasyarakatan dan 15 Program Akselerasi

Kegiatan Perpustakaan Keliling merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Regulasi itu mengatur hak warga binaan, termasuk hak memperoleh pembinaan intelektual dan akses pendidikan selama menjalani pidana.

Selain itu, program ini juga menjadi implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 1999 tentang Kerjasama Penyelenggaraan Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan. Kerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kota Tarakan menjadi salah satu bentuk kolaborasi Lapas dengan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.

Program Pusling juga masuk dalam 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya Proksi Nomor 11. Program ini mendorong pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan melalui jalur literasi.

Kelompok Pesantren dan Pramuka Jadi Peserta Utama

Dua kelompok besar di Lapas Tarakan menjadi peserta utama kegiatan ini: pondok pesantren Daarut Taubah dan Pramuka Anak Binaan. Kelompok pesantren biasanya mengikuti kajian keagamaan rutin, sementara kelompok Pramuka anak binaan mendapat pembinaan karakter dan keterampilan.

Kehadiran perpustakaan keliling melengkapi kegiatan rutin mereka. Warga binaan tidak hanya mendapat materi keagamaan atau kepramukaan, tetapi juga akses bacaan umum yang lebih luas.

Pihak Lapas berharap program Pusling berjalan berkelanjutan bersama Dinas Perpustakaan Kota Tarakan. Kolaborasi lintas instansi ini dinilai penting untuk menjaga kualitas pembinaan warga binaan di Kalimantan Utara.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks