Pencarian

Desak Made Rita Pertahankan Emas Panjat Tebing Asian Games 2026, Cetak Rekor Asia 6,06 Detik

Rabu, 30 September 2026 • 20:25:02 WIB
Desak Made Rita Pertahankan Emas Panjat Tebing Asian Games 2026, Cetak Rekor Asia 6,06 Detik
Desak Made Rita Kusuma Dewi mempertahankan medali emas nomor speed putri panjat tebing Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

KALIMANTAN UTARA — Desak Made Rita Kusuma Dewi mempertahankan medali emas nomor speed putri panjat tebing Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Atlet asal Bali itu menekan bel waktu dengan catatan 6,06 detik, sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan Asia. Emas ini menjadi medali keempat Indonesia di pesta olahraga empat tahunan edisi ke-20.

Desak Made Rita Kusuma Dewi menuntaskan perlombaan nomor speed putri di Aichi-Nagoya tanpa menyisakan keraguan. Catatan 6,06 detik yang ia torehkan tidak hanya mengunci posisi teratas, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai atlet tercepat se-Asia saat ini.

Bagi Desak, hasil tersebut merupakan pengulangan pencapaian pada Asian Games edisi sebelumnya. Ia kini tercatat sebagai salah satu atlet panjat tebing yang mampu mempertahankan gelar di ajang empat tahunan itu.

Rekor Asian Games dan Asia Pecah di Nomor Speed Putri

Federasi panjat tebing Indonesia melalui akun media sosial resminya menyampaikan apresiasi atas capaian Desak. Rekor 6,06 detik disebut sekaligus mengunci emas keempat bagi kontingen Indonesia.

"Selamat untuk Desak Made Rita Kusuma Dewi atas rekor Asian Games dan Asia 6,06 detik dan berhasil mengunci emas ke-4 untuk Indonesia," tulis akun sosial media federasi.

Catatan waktu itu menempatkan Desak di jajaran elite panjat tebing dunia. Nomor speed memang menuntut kecepatan absolut, dan selisih sepersekian detik kerap menentukan hasil akhir.

Dari Taman Kota Singaraja sampai Papan Panjat Dunia

Perjalanan Desak menuju podium Asian Games tidak dibangun dalam semalam. Atlet berusia 25 tahun ini mengenal panjat tebing sejak kelas 2 SD, ketika ia kerap ikut sang bibi yang juga atlet panjat tebing ke Taman Kota Singaraja.

Ketertarikan itu tumbuh menjadi pilihan karier yang bulat. Desak mengaku tidak pernah mencoba cabang olahraga lain dan memilih fokus menekuni panjat tebing.

"Dari awal saya ikut olahraga panjat tebing, tidak pernah mencoba olahraga lain dan terus terjun menjadi atlet panjat tebing," kata Desak.

Adrenalin di papan panjat menjadi alasan ia betah. Tekanan waktu membuat setiap pemanjatan punya tantangan tersendiri.

"Yang paling saya sukai dalam olahraga panjat tebing adalah sangat menantang. Karena saya terus dipacu untuk memperkecil waktu pemanjatan," ujarnya.

Deretan Gelar Sebelum Berjaya di Aichi-Nagoya

Sebelum Asian Games 2026, Desak sudah mengumpulkan sejumlah prestasi di level internasional. Ia tercatat sebagai juara dunia di Bern pada 2023 dan juara di pesta olahraga dunia di Chengdu pada tahun lalu.

Pada 2026, Desak meraih emas di pesta olahraga pantai Asia di Sanya dan menjadi juara Asia di Meishan. Ia juga menyapu tiga emas dari tiga seri Piala Dunia, yakni Krakow 2025, Krakow 2026, dan Chamonix 2026.

  • Juara dunia panjat tebing Bern 2023
  • Juara pesta olahraga dunia Chengdu 2025
  • Emas pesta olahraga pantai Asia Sanya 2026
  • Juara Asia Meishan 2026
  • Tiga emas Piala Dunia: Krakow 2025, Krakow 2026, Chamonix 2026
  • Emas Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan rekor Asia 6,06 detik

Desak menyebut persiapan panjang menjadi kunci di balik hasil ini. Sejak awal, target yang ia pasang memang Asian Games dan Olimpiade.

"Dari awal memang mimpi-mimpi kita adalah Asian Games dan Olimpiade. Kami sudah berlatih," kata Desak kala itu.

Dengan tambahan emas ini, kontingen Indonesia menutup cabang panjat tebing nomor speed putri di posisi teratas. Fokus berikutnya bagi Desak adalah menjaga konsistensi waktu di bawah 6,1 detik menjelang agenda internasional berikutnya.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks