TANJUNG SELOR — Pelantikan Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik menandai estafet kepemimpinan di Polda Kaltara. AKBP Erwin S Manik, Plt Kabid Humas Polda Kaltara, membenarkan prosesi yang berlangsung di Mabes Polri tersebut.
"Benar, hari ini Bapak Kapolri melantik Kapolda Kaltara yang baru di Mabes Polri Jakarta," ujar AKBP Erwin S Manik di Tanjung Selor, Senin.
Jabatan Sebelumnya: Inspektur Pengawas Wilayah V Itwasum Polri
Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik merupakan lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1994. Sebelum dipercaya memimpin Polda Kaltara, ia bertugas sebagai Inspektur Pengawas Wilayah V pada Inspektorat Pengawasan Umum Polri.
Mutasi ini disebut AKBP Erwin sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri. Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Masa Jabatan Agus Wijayanto Tercatat Paling Singkat Sejak Polda Kaltara Berdiri
Irjen Pol Agus Wijayanto, lulusan Akpol 1993, kini mengemban amanah baru sebagai Kapolda Bangka Belitung. Masa jabatannya sebagai Kapolda Kaltara tergolong singkat, sekitar tiga bulan sejak dilantik pada Juli 2026.
Catatan itu menjadikannya Kapolda dengan masa tugas tersingkat sejak Polda Kaltara berdiri pada tahun 2018.
Harapan: Perkuat Harkamtibmas dan Sinergi dengan Pemda
Dengan kepemimpinan baru, Polda Kaltara diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. AKBP Erwin juga menyampaikan harapan agar Polda Kaltara memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat disebut menjadi kunci. Polda Kaltara akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
"Melalui pergantian kepemimpinan ini, diharapkan seluruh personel Polda Kaltara tetap solid dan konsisten dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan dan stabilitas keamanan di wilayah Kaltara," katanya.
Pergantian pimpinan ini menegaskan komitmen Polda Kaltara untuk menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas.