NUNUKAN — Pendampingan panen jagung oleh Polsek Sebatik Barat merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini difokuskan pada Kelompok Tani Anak Maspul yang berlokasi di Jalan Maspul RT 03, Desa Maspul, Kecamatan Sebatik Tengah.
Bhabinkamtibmas dari Polsek Sebatik Barat turun langsung mendampingi proses panen jagung yang dilakukan para petani. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian ini dinilai sebagai bentuk sinergi antara petugas keamanan dan masyarakat.
Pendampingan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga memberikan dukungan moril kepada kelompok tani. Para petani di Desa Maspul pun merasa terbantu dengan kehadiran polisi di lahan pertanian mereka.
Kecamatan Sebatik Tengah yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Jagung menjadi salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Anak Maspul.
Polsek Sebatik Barat berkomitmen untuk terus mendampingi para petani, tidak hanya pada masa panen, tetapi juga pada tahap pengolahan lahan hingga pemasaran hasil pertanian. Langkah ini diambil untuk memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan optimal di tingkat akar rumput.
Para petani di Desa Maspul berharap pendampingan dari Polsek Sebatik Barat dapat terus berlanjut. Mereka menilai kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman sekaligus motivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Kegiatan panen jagung pada 6 Juni 2026 lalu menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat dapat memperkuat ketahanan pangan di daerah perbatasan Kalimantan Utara. Polsek Sebatik Barat pun berjanji akan terus hadir mendukung kegiatan produktif warga.