Pencarian

DLH Kalimantan Utara Gencarkan Kemitraan dengan Swasta dan Masyarakat demi Jaga Program Lingkungan di Tengah Efisiensi Anggaran 2026

Senin, 15 Juni 2026 • 23:51:31 WIB
DLH Kalimantan Utara Gencarkan Kemitraan dengan Swasta dan Masyarakat demi Jaga Program Lingkungan di Tengah Efisiensi Anggaran 2026
DLH Kalimantan Utara gandeng swasta dan masyarakat untuk jaga program lingkungan di tengah efisiensi anggaran 2026.

TANJUNG SELOR — Pemangkasan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun depan tak lantas menghentikan upaya perlindungan lingkungan di Kalimantan Utara. DLH Kaltara justru memutar haluan strategi dengan memperluas pola kemitraan lintas sektor.

Kerja Sama dengan Swasta Jadi Tulang Punggung Baru

Hairul Anwar menyebutkan, pendekatan kolaboratif kini menjadi pilihan paling realistis di tengah keterbatasan fiskal daerah. Pihaknya tengah mendorong sektor swasta, khususnya perusahaan industri dan perkebunan, untuk meningkatkan partisipasi melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah hanya salah satu bagian dari sistem yang lebih besar. Dunia usaha, masyarakat, hingga komunitas lingkungan memiliki peran yang sama pentingnya,” ujar Hairul, Senin (15/6).

Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Pengawasan Pencemaran

Meski anggaran menyusut, kegiatan pengawasan dan pengendalian pencemaran tetap menjadi prioritas utama. Hairul menegaskan bahwa program pemulihan lingkungan berkaitan langsung dengan kepentingan publik dan keberlanjutan pembangunan daerah.

“Kondisi anggaran yang terbatas tidak boleh membuat upaya perlindungan lingkungan berhenti. Justru ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak,” katanya.

Aktivitas Industri yang Terus Tumbuh Jadi Perhatian Utama

Keterlibatan dunia usaha dinilai krusial mengingat aktivitas industri dan perkebunan di Kalimantan Utara terus berkembang. Sektor-sektor ini memiliki keterkaitan langsung dengan isu lingkungan, mulai dari pengelolaan limbah hingga deforestasi.

Melalui dukungan berbagai pihak, DLH menargetkan sejumlah kegiatan seperti konservasi sumber daya alam, edukasi lingkungan kepada masyarakat, dan upaya pengurangan pencemaran tetap dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Optimisme di Tengah Keterbatasan Fiskal

Pemerintah daerah optimistis target pembangunan berwawasan lingkungan tetap tercapai meski menghadapi tantangan efisiensi. “Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan,” tutup Hairul.

Bagikan
Sumber: kaltaraaktual.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks