KALIMANTAN UTARA — Peringatan pertama muncul saat sistem Zalo mendeteksi login dari perangkat yang belum pernah terdaftar sebelumnya. Notifikasi bertuliskan “Apakah Anda yang masuk?” langsung dikirim ke perangkat utama pengguna. Jika pengguna yakin bukan dirinya yang melakukan akses, langkah cepat harus diambil: buka Pemeriksaan Keamanan, pilih Bukan saya, lalu ketuk Blokir sekarang. Setelah itu, ganti kata sandi Zalo segera untuk memutus akses peretas.
Jenis notifikasi kedua lebih serius. Zalo mengirimkan pemberitahuan “Perangkat tidak dikenal memerlukan aktivasi” ketika sistem mencurigai akses dari lokasi geografis atau perangkat yang tidak biasa. Tindakan yang sama harus segera dilakukan: masuk ke Pemeriksaan Keamanan, pilih Bukan Saya, lalu klik Keluar Sekarang. Pengguna juga disarankan memilih Laporkan agar tim Zalo mencatat aktivitas mencurigakan tersebut.
Selain dua notifikasi di atas, ada satu sinyal paling gamblang: munculnya permintaan “Minta kode aktivasi” tanpa sepengetahuan pemilik akun. Ini artinya seseorang mencoba masuk dari perangkat baru. Jika bukan pengguna yang meminta, blokir kode aktivasi itu, lalu buka Pemeriksaan Keamanan, pilih Bukan saya, dan Blokir sekarang.
Banyak kasus pembajakan akun Zalo bermula dari hal kecil. Pengguna sering lupa keluar (log out) setelah memakai Zalo di komputer publik atau perangkat orang lain. Celah ini langsung dimanfaatkan pelaku untuk mengakses dan mengubah informasi akun.
Penyebab lain: kehilangan kendali atas nomor telepon, akun Gmail terdaftar yang diretas, atau mengklik tautan berisi malware. Tautan mencurigakan bisa datang dari pesan yang mengaku sebagai tim layanan pelanggan Zalo atau bahkan dari nomor teman yang sudah diretas sebelumnya.
Jangan pernah membagikan kode aktivasi atau informasi login kepada siapa pun, termasuk yang mengaku dari Zalo. Tim resmi Zalo tidak akan pernah meminta kode verifikasi lewat pesan pribadi.
Selalu keluar dari akun setelah menggunakan Zalo di perangkat yang bukan milik pribadi. Jika nomor telepon sudah tidak aktif, segera perbarui nomor di fitur perubahan nomor telepon Zalo agar akun tetap terkendali. Dua langkah sederhana ini bisa mencegah akun jatuh ke tangan yang salah.