NUNUKAN — Temuan jasad bayi perempuan di dalam tas hitam di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Sebatik, pada Minggu sore memicu penyelidikan kepolisian. Jasad bayi tersebut kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sungai Taiwan untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Didik Triastoro, S.I.K., membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap bagaimana bayi itu bisa berada di dalam tas serta siapa yang menempatkannya di lokasi.
Penemuan berawal saat Millang menghentikan kendaraannya di pinggir jalan sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, ia mencium aroma tidak sedap yang cukup menyengat dan memutuskan untuk mencari sumbernya.
Tidak jauh dari tempatnya berhenti, Millang melihat sebuah tas berwarna hitam yang dikerumuni lalat. Karena curiga, ia memeriksa tas tersebut dan mendapati jasad seorang bayi di dalamnya.
Terkejut dengan temuannya, Millang kemudian meminta bantuan sejumlah pengendara yang melintas sebelum menghubungi anggota Polsek Sebatik Timur.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan awal dan mengamankan area sekitar penemuan untuk mendukung proses pemeriksaan. Sekitar pukul 18.35 WITA, jasad bayi dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Sungai Taiwan.
Pemeriksaan visum dilakukan oleh dokter Aznizah sekitar pukul 20.14 WITA. Dari hasil identifikasi awal, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan. Namun, identitas bayi maupun orang tua atau pihak keluarganya belum diketahui.
Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi, kondisi lokasi penemuan, serta barang atau petunjuk yang ditemukan di sekitar tempat kejadian. Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan medis untuk melengkapi penyelidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari kepolisian mengenai identitas orang tua bayi ataupun pihak yang diduga bertanggung jawab. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari aparat terkait perkembangan penyelidikan.
Setelah proses pemeriksaan dan penanganan selesai, jasad bayi tersebut direncanakan dimakamkan di wilayah Desa Padaidi. Jasad bayi akan diserahkan kepada Pemerintah Desa Padaidi melalui Kepala Desa Abigurdi untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman.
Kasus penemuan jasad bayi ini masih dalam penanganan kepolisian. Aparat masih berupaya mengungkap rangkaian peristiwa berdasarkan bukti yang ditemukan di lapangan.