KALIMANTAN UTARA — Temuan bermula ketika seorang tetangga memberi tahu Afida Yani, pemilik warung di Jalan Segara RT 02 RW 01, bahwa ia mendengar suara tangisan bayi dari arah warungnya. Sekitar pukul 11.30 WIB, Afida bergegas mencari sumber suara dan mendapati bayi tersebut berada di laci tempat ia biasa menyimpan uang di rombong ciloknya. "Awalnya ada tetangga yang bilang mendengar suara bayi menangis. Saya kemudian mencari sumber suaranya. Ternyata bayi ada di laci tempat biasanya menaruh uang," kata Afida.
Kondisi Bayi Saat Ditemukan dan Penanganan Medis
Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi tidak mengenakan pakaian dan hanya beralaskan kantong plastik berwarna biru. Ia menangis saat ditemukan, dan warga segera melaporkan kejadian ini kepada petugas. "Bayi itu menangis saat ditemukan. Kami langsung lapor dan minta bantuan supaya segera dibawa ke puskesmas," ujar Afida.
Anggota Polsek Tongas bersama warga langsung membawa bayi ke Puskesmas Curahtulis dan tiba sekitar pukul 13.05 WIB. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi secara umum sehat. Namun, petugas medis mendapati tali pusar bayi masih segar, belum diikat, dan masih mengeluarkan darah. Berdasarkan kondisi tersebut, bayi diperkirakan baru lahir sekitar satu hingga dua jam sebelum ditemukan.
Penyelidikan Polisi: Penelusuran CCTV dan Data Kelahiran
Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Pihaknya kini masih menelusuri identitas orang tua serta kronologi bagaimana bayi bisa berada di dalam laci rombong. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas orang tua dan bagaimana bayi tersebut sampai berada di lokasi," kata Kumoro.
Polisi telah berkoordinasi dengan bidan desa dan Puskesmas Curahtulis untuk mencocokkan data kelahiran selama satu bulan terakhir di wilayah kerja puskesmas. Selain itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) akan dilibatkan untuk memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi. "Kami juga akan mengecek CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk mengenai orang yang membawa bayi tersebut," ujar Kumoro.
Perawatan Lanjutan Bayi di Puskesmas
Hingga Senin sore, bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Curahtulis. Polisi belum mengungkap identitas orang tua bayi dan masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait untuk mengungkap kasus penemuan bayi ini.