KM Lambelu dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Makassar menuju Tarakan pada Rabu, 16 September 2026, pukul 10.00 WITA. Kapal tipe 2.000 pax ini menyinggahi empat pelabuhan sebelum tiba di Tarakan pada 18 September pukul 16.00 WITA. Tiket resmi hanya dijual melalui kanal PELNI, bukan agen travel pihak ketiga.
MAKASSAR — Jadwal keberangkatan KM Lambelu dari Makassar menuju Tarakan tercatat dalam sistem reservasi resmi PELNI untuk Rabu, 16 September 2026. Kapal ini berlayar pukul 10.00 WITA dengan empat pelabuhan singgah sebelum merapat di Tarakan dua hari kemudian, tepatnya 18 September pukul 16.00 WITA.
KM Lambelu melayani wilayah pelayaran Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Rute Makassar–Tarakan ini menjadi salah satu jalur andalan penghubung Sulawesi dan Kalimantan bagian utara.
KM Lambelu merupakan kapal Tipe 2.000 pax yang dibangun pada 1997 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas angkutnya mencapai 2.003 penumpang dengan bobot 14.649 GT dan panjang 136,03 meter.
Dengan ukuran tersebut, KM Lambelu masuk kategori kapal penumpang besar yang beroperasi di perairan Indonesia timur. Fasilitas dan kapasitas ini menjadi pertimbangan utama penumpang yang memilih jalur laut Makassar–Tarakan.
Perjalanan KM Lambelu dari Makassar ke Tarakan memakan waktu sekitar dua hari. Kapal menyinggahi empat pelabuhan dalam rute ini sebelum tiba di tujuan akhir.
Bagi calon penumpang, waktu tempuh tersebut perlu diperhitungkan saat menyusun rencana perjalanan. Pasalnya, jadwal tiba di Tarakan pada 18 September pukul 16.00 WITA bersifat estimasi berdasarkan jadwal resmi yang dirilis sistem PELNI.
Hari itu tercatat total 10 keberangkatan kapal PELNI dari berbagai pelabuhan di Indonesia. Selain KM Lambelu, ada sejumlah kapal lain yang berlayar dari Makassar dan wilayah timur.
KM Tidar berangkat dari Makassar pukul 07.00 WITA menuju Bau-Bau, menyinggahi dua pelabuhan, dan tiba 17 September pukul 01.00 WITA. Sementara KM Gunung Dempo berlayar dari Jayapura pukul 06.00 WIT menuju Makassar dengan delapan pelabuhan singgah — rute terpanjang hari itu — dan tiba 20 September pukul 23.00 WITA.
Dari Jakarta Utara, KM Dorolonda bertolak pukul 06.00 WIB menuju Makassar dengan tiga pelabuhan singgah, tiba 18 September pukul 17.00 WITA. KM Bukit Raya juga berangkat dari Jakarta Utara pukul 18.00 WIB menuju Pontianak, menyinggahi sembilan pelabuhan atau rute terpanjang kedua, dan tiba 21 September pukul 11.00 WIB.
Catatan menarik datang dari KM Sinabung yang tercatat tiga kali beroperasi dalam sehari di jalur Bitung–Ternate–Sorong secara berturutan. Pelayaran pertama berangkat dari Bitung pukul 03.00 WITA menuju Ternate, menyinggahi dua pelabuhan, tiba hari yang sama pukul 13.00 WIT.
Pelayaran kedua berangkat dari Bitung pukul 14.00 WITA menuju Ternate, menyinggahi dua pelabuhan, tiba hari yang sama pukul 23.00 WIT. Pelayaran ketiga bertolak dari Ternate pukul 15.00 WIT menuju Sorong, menyinggahi tiga pelabuhan, tiba 17 September pukul 13.00 WIT.
Dua kapal lain melayani rute Ambon. KM Pangrango berangkat dari Ambon pukul 02.00 WIT menuju Maluku Tenggara Barat dengan tiga pelabuhan singgah, tiba 18 September pukul 07.00. KM Leuser bertolak dari Ambon pukul 08.00 WIT menuju Maluku Tenggara Barat, menyinggahi dua pelabuhan, tiba 17 September pukul 20.00 WIT.
Calon penumpang KM Lambelu maupun kapal lain disarankan membeli tiket melalui kanal resmi. PELNI menyediakan pembelian tiket via pelni.co.id, aplikasi PELNI Mobile, Contact Center 162, atau loket resmi pelabuhan.
Pembelian melalui agen travel pihak ketiga tidak dianjurkan karena berpotensi menimbulkan masalah pada validasi tiket. Pastikan data penumpang sesuai identitas sebelum melakukan pemesanan.
Jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi cuaca dan operasional pelabuhan. Penumpang sebaiknya memantau informasi terbaru dari kanal resmi PELNI menjelang tanggal keberangkatan.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Pangrango | Ambon → Maluku Tenggara Barat | 02.00 WIT | 18 Sep, 07.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Bitung → Ternate | 03.00 WITA | 16 Sep, 13.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Dorolonda | Jakarta Utara → Makassar | 06.00 WIB | 18 Sep, 17.00 WITA | 3 pelabuhan |
| KM.Gunung Dempo | Jayapura → Makassar | 06.00 WIT | 20 Sep, 23.00 WITA | 8 pelabuhan |
| KM.Tidar | Makassar → Bau-Bau | 07.00 WITA | 17 Sep, 01.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Leuser | Ambon → Maluku Tenggara Barat | 08.00 WIT | 17 Sep, 20.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Lambelu | Makassar → Tarakan | 10.00 WITA | 18 Sep, 16.00 WITA | 4 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Bitung → Ternate | 14.00 WITA | 16 Sep, 23.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Ternate → Sorong | 15.00 WIT | 17 Sep, 13.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Bukit Raya | Jakarta Utara → Pontianak | 18.00 WIB | 21 Sep, 11.00 WIB | 9 pelabuhan |
Tipe 2.000 pax, dibangun 1997 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 2.003 penumpang, bobot 14.649 GT, panjang 136,03 meter. Wilayah pelayaran: Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu, cek ulang lewat kanal resmi PELNI.