Dari Winger Jadi Wingback, Amar Brkic Dipuji Usai Lolos Kualifikasi Piala Asia U-20

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Kamis, 17 September 2026 | 22:48:01 WIB

KALIMANTAN UTARA — Amar Brkic tampil sebagai starter selama 90 menit di tiga laga Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dan menyumbang satu gol ke gawang Australia U-20. Transformasinya dari penyerang sayap menjadi bek sayap mendapat pujian langsung dari asisten pelatih Timnas Indonesia U-20, Gendut Doni Christiawan.

Perubahan peran Amar Brkic berlangsung cepat. Ketika memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, ia masih berposisi sebagai winger. Kini bersama Timnas Indonesia U-20, pemain kelahiran Frankfurt am Main, Jerman, 11 Juni 2007 itu dipercaya mengisi posisi wingback.

Gendut Doni Christiawan menilai adaptasi Amar berjalan mulus selama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Ia selalu turun sebagai starter selama 90 menit di Grup H dan mencetak satu gol ke gawang Timnas Australia U-20.

Progres Amar Brkic di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Perjalanan Amar bersama Timnas Indonesia U-20 sebenarnya dimulai sejak Piala AFF U-19 2026. Namun ketika itu kontribusinya terbatas karena minimnya persiapan bersama skuad meski selalu bermain dalam lima pertandingan.

"Ya, Amar ini satu di antara pemain yang progres selama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Mungkin teman-teman semuanya juga bisa melihat di Piala AFF U-19 2026," ujar Gendut Doni di Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Menurut Gendut Doni, perbedaan persiapan menjadi faktor utama. Skuad yang dibawa ke Piala AFF U-19 di Medan tidak memiliki waktu panjang untuk berlatih bersama, berbeda dengan persiapan menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Penilaian Nova Arianto soal Peran Baru Amar

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, melihat perkembangan signifikan dari pemain berusia 19 tahun tersebut dari satu turnamen ke turnamen lain. Penilaian itu disampaikan Gendut Doni sebagai asisten yang mendampingi langsung proses latihan.

"Ya, kalau melihat progres dari hari ke hari memang Amar Brkic ini ada yang bagus. Ada yang menurut Coach Nova ada signifikanlah progresnya," tutur Gendut Doni.

Keputusan memindahkan Amar ke posisi bek sayap lahir dari evaluasi tim pelatih. Nova Arianto menilai ada kekurangan di sektor belakang, sehingga Amar diturunkan mengisi posisi tersebut dan mampu menjawab kebutuhan tim.

"Akhirnya sebenarnya yang disampaikan tadi juga benar, dia fokus di posisi wing. Tapi coach Nova melihat ada sedikit kekurangan di posisi back, akhirnya diturunkan dan dia bisa memberikan itu. Kalau pun Amar juga dia bisa bermain di kanan maupun posisi kiri," jelasnya.

Fleksibilitas Jadi Nilai Tambah Timnas Indonesia U-20

Kemampuan bermain di dua sisi lapangan membuat Amar menjadi opsi penting bagi Timnas Indonesia U-20. Ia bisa ditempatkan di sayap kanan maupun kiri tanpa menurunkan kualitas permainan.

Fleksibilitas itu turut membantu Timnas Indonesia U-20 lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menuju putaran final. Kontribusi Amar di Grup H menjadi salah satu modal skuad asuhan Nova Arianto menghadapi turnamen sesungguhnya.

Bagi Amar, peran baru sebagai wingback menuntut kemampuan bertahan yang lebih besar dibanding posisi winger. Namun catatan satu gol ke gawang Australia U-20 menunjukkan insting menyerangnya belum hilang meski tugas defensif bertambah.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top