Safari 27 Hadir dengan Safari MCP Server dan Perbaikan 850 Bug

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 18 September 2026 | 10:20:31 WIB

KALIMANTAN UTARA — Apple merilis Safari 27.0 yang membawa Safari MCP server, fitur yang memungkinkan agen AI mengendalikan jendela browser untuk mempercepat kerja developer. Versi terbaru ini juga memperbaiki hampir 850 masalah, naik dari 525 perbaikan yang diumumkan saat WWDC beberapa bulan lalu. Browser ini menyasar developer web yang ingin alur kerja coding lebih efisien.

Apple merilis Safari 27.0 sebagai bagian dari peluncuran sistem operasi 2027. Blog WebKit membeberkan sejumlah fitur baru yang menyasar developer web, dengan Safari MCP server sebagai sorotan utama.

Safari MCP Server untuk Agen AI

Safari MCP server memungkinkan agen AI mengendalikan jendela browser, sehingga developer bisa melihat langsung bagaimana kode mereka tampil. Fitur ini mendukung agen seperti Claude Code, Codex, atau agen pilihan lainnya.

Menurut Apple, Safari MCP menyediakan akses ke DOM, permintaan jaringan, tangkapan layar, dan keluaran konsol. Agen dapat bekerja lebih mandiri tanpa developer harus berpindah-pindah jendela atau menempelkan tangkapan layar ke terminal.

Kemampuan Safari MCP Server

  • Melihat bagaimana kode tampil di Safari
  • Memverifikasi status pengguna pada formulir, alur checkout, dan pilihan lainnya
  • Membandingkan gaya dan tata letak dengan hasil di browser lain
  • Menguji masalah aksesibilitas seperti label yang hilang, atribut ARIA yang tidak tepat, dan kontras buruk
  • Menganalisis performa dengan navigation timing dan waktu muat sumber daya

MCP server berjalan sepenuhnya di mesin lokal. Fitur ini tidak melakukan panggilan jaringan sendiri, tidak memiliki akses ke informasi pribadi di Safari, dan data yang ditangkap langsung dikirim ke agen yang dijalankan pengguna, bukan ke Apple.

Cara Mengaktifkan Safari MCP

Untuk mengaktifkan Safari MCP, developer perlu membuka Safari > Settings > Developer dan mencentang "Allow remote automation and external agents." Panel Developer hanya muncul setelah pengguna mengaktifkan "Show features for web developers" di Safari > Settings > Advanced.

Blog Apple juga mencantumkan perintah spesifik untuk menghubungkan Claude Code, Codex, atau agen lain ke Safari, serta mengundang developer untuk berbagi masukan dan permintaan fitur.

Perbaikan Bug dan Fitur Baru Lainnya

Safari 27.0 memperbaiki hampir 850 masalah, naik dari 525 perbaikan yang diumumkan Apple saat WWDC. Perbaikan mencakup aksesibilitas, CSS, encoding, font, formulir, MathML, jaringan, dan WebRTC.

Versi ini juga menghadirkan dukungan untuk lingkungan imersif yang memungkinkan developer menyediakannya di visionOS. Elemen HTML <model> diperluas ke iOS, iPadOS, dan macOS, sehingga situs web dapat menyematkan model 3D interaktif langsung di halaman seperti gambar atau video.

Scroll Anchoring dan Peningkatan Web Inspector

Fitur Scroll Anchoring mencegah halaman web melompat saat gambar dimuat di atas area yang sedang dilihat pengguna. Web Inspector juga mendapat banyak peningkatan, termasuk informasi kontras warna inline, visibilitas rantai pengalihan yang lebih baik, dan debugging tata letak yang lebih baik.

Daftar lengkapnya juga merinci peningkatan pada WebAssembly, WebGPU, JavaScript, CSS, WebRTC, pemutaran media, Web Extensions, WKWebView, dan Service Workers.

Safari 27.0 cocok untuk developer web yang ingin mempercepat alur kerja coding dengan bantuan agen AI, sekaligus mendapat perbaikan bug dalam jumlah besar. Pengguna umum juga akan merasakan manfaat Scroll Anchoring dan peningkatan Web Inspector saat menjelajah atau mengembangkan situs.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top