KALIMANTAN UTARA — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalan Bun menawarkan dua unit Honda Revo dengan nilai limit Rp 739 ribu dalam lelang barang milik daerah Kabupaten Kotawaringin Barat. Kedua motor itu dilepas lengkap dengan STNK dan BPKB, meski kondisi fisiknya jauh dari mulus berdasarkan foto yang diunggah di situs lelang.go.id. Uang jaminan Rp 370 ribu per unit harus disetor sebelum batas akhir penawaran pada Selasa, 22 September 2026 pukul 10.00 WIB.
Lelang tersebut digelar Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui perantara KPKNL Pangkalan Bun secara online. Selain dua Honda Revo, ada 45 unit motor utuh lain yang ikut ditawarkan dengan nilai limit berbeda-beda. Seluruh objek lelang merupakan barang milik daerah yang dilepas sesuai kondisi apa adanya.
Foto resmi di situs lelang.go.id memperlihatkan bodi motor yang dipenuhi kotoran. Spion sudah tidak terpasang lagi. Foot step masih ada, tetapi posisinya terlihat miring.
Bagian behel patah di sisi kiri sehingga dudukannya tidak simetris. Standar dan rem kaki juga tampak berkarat. Calon pembeli disarankan menilai sendiri kelayakan unit sebelum mengajukan penawaran.
Peserta wajib menyetorkan uang jaminan Rp 370 ribu untuk tiap unit Honda Revo yang diincar. Setoran itu harus sudah efektif diterima KPKNL paling lambat satu hari kalender sebelum batas akhir penawaran.
Batas akhir penawaran ditetapkan Selasa, 22 September 2026 pukul 10.00 WIB mengikuti waktu server lelang. Pemenang baru ditetapkan setelah periode penawaran ditutup.
Pembeli dikenai tarif 2 persen dari harga lelang. Pelunasan dilakukan maksimal lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Keterlambatan pembayaran berpotensi membuat unit dilepas ke penawar lain sesuai ketentuan KPKNL.
Calon peserta bisa melihat langsung objek lelang di Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah, Jalan Sutan Syahrir Nomor 41, Pangkalan Bun, pada 15–22 September 2026. Barang dilelang apa adanya, dan penawar dianggap telah mengetahui kondisi objek yang ditawarkan.
Honda Revo sendiri sudah lama menjadi motor bebek kerja yang populer di pasar Indonesia. Unit bekas lelang seperti ini biasanya diburu untuk kebutuhan harian atau dijadikan donor suku cadang, mengingat harga masuknya yang jauh di bawah pasaran motor bekas normal.