Persijap Kembali Percayakan Kursi Pelatih Kepala kepada Juan Cortes

Penulis: Edi Wahyono  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:52:01 WIB
Manajemen Persijap Jepara resmi mengembalikan Juan Cortes ke posisi pelatih kepala untuk melanjutkan BRI Super League 2026/2027.

KALIMANTAN UTARA — Manajemen Persijap Jepara resmi mengembalikan Juan Cortes ke posisi pelatih kepala untuk melanjutkan BRI Super League 2026/2027, setelah sebelumnya sempat menggeser perannya menjadi Direktur Teknik. Keputusan ini diambil menyusul berakhirnya kerja sama dengan Mario Lemos, saat Laskar Kalinyamat masih terpuruk di papan bawah dengan enam kekalahan beruntun.

Juan Cortes bukan sosok baru di ruang ganti Persijap. Pelatih berusia 42 tahun itu sudah memimpin skuad pada awal musim sebelum dipindahkan ke kursi Direktur Teknik, dan kini kembali ke posisi yang sempat ia tinggalkan.

Manajemen klub menyebut perpindahan peran ini sebagai langkah mengisi kekosongan kepelatihan sekaligus menjaga stabilitas tim. Perjalanan Laskar Kalinyamat di musim 2026/2027 dianggap masih panjang dan butuh kesinambungan arah.

Alasan Manajemen Kembali ke Juan Cortes

Dalam pernyataan resminya, manajemen Persijap menegaskan bahwa kembalinya Juan bukan awal dari perjalanan baru, melainkan kelanjutan dari proses yang sudah berjalan sejak awal kompetisi.

"Kembalinya Juan Cortes ke posisi pelatih kepala menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjalanan Persijap di tengah kompetisi yang masih panjang," bunyi keterangan resmi manajemen Persijap.

Pemahaman terhadap karakter pemain dan dinamika internal klub jadi pertimbangan utama. Manajemen berharap Juan mampu membangkitkan Sendri Johansyah dan rekan-rekan yang masih berjuang di papan bawah.

"Dengan pemahamannya terhadap karakter pemain, dinamika internal, serta perkembangan tim, Juan diharapkan mampu menjaga soliditas skuad dan memastikan seluruh elemen tim tetap fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan," tulis keterangan tersebut.

Enam Kekalahan Beruntun dan Rekor Buruk yang Menanti

Beban yang menanti Juan tidak ringan. Persijap baru saja menelan kekalahan beruntun keenam setelah ditumbangkan Dewa United dua gol tanpa balas.

Catatan merahnya menumpuk di berbagai lini. Laskar Kalinyamat menjadi tim dengan jumlah kebobolan tertinggi di BRI Super League 2026/2027, yakni 14 gol dari enam laga.

Produktivitas gol juga jadi persoalan serius. Persijap hanya mampu mencetak dua gol sepanjang enam pertandingan, menjadikannya tim dengan catatan gol terendah di kompetisi.

Ujian Berikutnya: Java United FC di Gelora Bumi Kartini

Juan Cortes tak punya waktu panjang untuk beradaptasi. Persijap akan menjamu Java United FC pada pekan ketujuh di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24-10-2026) malam WIB.

Duel ini jadi ajang pembuktian bagi Juan untuk menghentikan tren negatif dan mengangkat posisi Persijap dari papan bawah. Manajemen sudah menyatakan dukungan penuh lewat keputusan mengembalikannya ke kursi pelatih kepala.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top