TARAKAN — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara bersama Dinas Kesehatan Kota Tarakan mengintegrasikan program edukasi kesehatan dalam peringatan Hari Hipertensi Sedunia. Acara yang berlangsung di Gedung Wanita Kota Tarakan pada Kamis (21/5/2026) itu menyasar kader posyandu dan tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas.
Kegiatan dirancang tidak sekadar seremoni. Rangkaian acara meliputi senam bersama, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan tekanan darah gratis bagi peserta. Layanan deteksi dini ini menjadi sorotan utama karena hipertensi kerap tidak menunjukkan gejala awal.
Hipertensi dan Rokok Jadi Fokus Edukasi
Materi kampanye disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Kota Tarakan, Devi Ika Indriati. Ia membahas dua isu utama: bahaya hipertensi dan dampak merokok terhadap risiko penyakit tidak menular.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa hipertensi dan kebiasaan merokok memiliki dampak besar terhadap kesehatan,” ujar Devi di hadapan para peserta.
Penanggungjawab Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kaltara, Heriyana, menambahkan bahwa hipertensi masih menjadi ancaman serius karena banyak penderita tidak sadar dengan kondisinya. “Edukasi dan pemeriksaan kesehatan menjadi sangat penting,” katanya.
Doorprize Sayur: Cara Unik Ajak Makan Sehat
Suasana acara berlangsung antusias saat sesi tanya jawab. Panitia menyiapkan doorprize berupa sayur-sayuran segar bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar kesehatan.
Doorprize tersebut disediakan oleh Dinkes Kaltara sebagai bentuk edukasi sekaligus ajakan membiasakan konsumsi makanan sehat. Para peserta terlihat berlomba mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari pemateri maupun panitia.
Selain itu, peserta juga mengikuti senam bersama yang menjadi ajakan untuk membiasakan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. “Aktivitas fisik seperti senam sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh,” tambah Heriyana.
Deteksi Dini Tekanan Darah Jadi Andalan
Pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan dalam kegiatan itu mendapat perhatian besar. Layanan meliputi pengecekan tekanan darah dan pemeriksaan dasar lainnya untuk mendeteksi risiko hipertesi lebih awal.
“Deteksi dini sangat penting agar penanganan kesehatan bisa dilakukan sedini mungkin,” ujar Heriyana.
Melalui peringatan ini, Dinkes Kaltara berharap kolaborasi dengan Dinkes Kota Tarakan terus diperkuat. Targetnya, budaya hidup sehat semakin tertanam di tengah masyarakat, terutama di lingkungan posyandu dan puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar.