Pencarian

Wagub Kaltara Ingkong Ala Buka Konferensi GKII Se-Kaltara, Dorong Pelayanan Gereja hingga ke Wilayah Perbatasan

Kamis, 21 Mei 2026 • 15:17:39 WIB
Wagub Kaltara Ingkong Ala Buka Konferensi GKII Se-Kaltara, Dorong Pelayanan Gereja hingga ke Wilayah Perbatasan
Wagub Kaltara Ingkong Ala membuka Konferensi Wilayah GKII ke-4 di Tarakan, Rabu malam.

TARAKAN — Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, secara resmi membuka Konferensi Wilayah Ke-4 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kaltara yang digelar di Gedung GKII Jemaat Siloam Tarakan, Rabu (20/5) malam. Acara ini menjadi forum strategis bagi jemaat dan pengurus gereja untuk memperkuat koordinasi pelayanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Peran Gereja di Wilayah Perbatasan

Dalam sambutannya, Ingkong mengapresiasi kontribusi GKII yang dinilai tidak hanya aktif dalam pembinaan iman jemaat. Ia menegaskan bahwa lembaga keagamaan seperti GKII merupakan mitra penting pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan berdaya saing.

“GKII tidak hanya menjadi wadah pembinaan iman jemaat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun dan berdaya saing,” kata Ingkong.

Pesan untuk Pengurus Baru

Pada kesempatan itu, Ingkong juga menyampaikan selamat kepada jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP) GKII yang baru terpilih dalam Konferensi Nasional GKII Tahun 2026 di Makassar. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat koordinasi pelayanan dari tingkat pusat hingga ke jemaat.

“Saya berharap para pemimpin yang telah dipercaya mampu membangun sinergi yang baik antara pusat, wilayah, daerah hingga jemaat,” ujarnya.

Perhatian khusus diberikan kepada wilayah pedalaman dan perbatasan di Kaltara. Ingkong menilai daerah-daerah tersebut membutuhkan pendekatan pelayanan yang lebih intensif karena keterbatasan akses dan infrastruktur.

Pembangunan Mental dan Spiritual

Wagub Ingkong menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi. Menurutnya, pembangunan mental dan spiritual masyarakat sama pentingnya, dan kolaborasi dengan lembaga keagamaan menjadi kunci.

Ia mengajak seluruh jajaran GKII untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat pelayanan, serta membangun keluarga Kristen yang kuat sebagai fondasi masyarakat yang harmonis. “Melalui kolaborasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta membangun Kaltara yang maju, damai dan sejahtera,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Ingkong mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dalam setiap perbedaan pandangan. Hal ini, menurutnya, menjadi modal utama untuk memperkuat persatuan dan kelancaran pelayanan gereja di Kalimantan Utara.

Bagikan
Sumber: cahayaborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks