KALIMANTAN UTARA — Pelindo membuka pintu lebar bagi investasi dan kemitraan strategis dengan Arab Saudi. Langkah ini diwujudkan melalui pertemuan antara Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar dengan delegasi Kerajaan Arab Saudi yang dipimpin langsung Menteri Transportasi dan Layanan Logistik, Saleh bin Nasser Al-Jasser.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi. Mulai dari pengelolaan terminal, digitalisasi layanan kepelabuhanan, pengembangan sumber daya manusia, hingga yang paling krusial: pembukaan rute pelayaran langsung antara Indonesia dan Arab Saudi.
Arab Saudi Incar Pengelolaan Pelabuhan Modern
Menteri Al-Jasser mengaku ingin mempelajari secara langsung industri maritim Indonesia, khususnya pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok. Ia datang bersama delegasi yang diperkuat Red Sea Gateway Terminal (RSGT), operator terminal pelabuhan asal Arab Saudi, serta perwakilan otoritas transportasi maritim setempat.
“Hubungan Arab Saudi dan Indonesia telah terjalin sangat erat. Kami ingin mempelajari lebih jauh industri maritim Indonesia, khususnya pengelolaan pelabuhan ini, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Al-Jasser dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Pelindo Siap Jadi Mitra Strategis
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyambut hangat inisiatif tersebut. Menurutnya, Pelindo saat ini tengah gencar melakukan transformasi melalui integrasi operasional, digitalisasi layanan, dan pembangunan infrastruktur berstandar internasional.
“Kami siap menjadi mitra strategis dalam mendukung konektivitas perdagangan kedua negara melalui pengembangan layanan pelabuhan yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing,” kata Achmad.
Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga mendorong peningkatan arus perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi. Pelindo juga membuka peluang investasi di sejumlah pelabuhan strategis yang dikelolanya.
Tinjau Langsung Sistem Kontrol Kapal
Dalam rangkaian kunjungan, delegasi Arab Saudi juga menyempatkan diri melihat ruang Planning and Control (P&C) Pelabuhan Tanjung Priok. Mereka meninjau langsung sistem perencanaan dan pengendalian pelayanan operasional serta optimalisasi jadwal sandar kapal secara real-time.
Pelindo berharap penjajakan ini dapat segera ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret. Targetnya: memperkuat sistem logistik nasional, mendorong investasi, serta meningkatkan konektivitas dan perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi.