Pencarian

Puncak Harkopnas Kaltara di Tanjung Selor: 300 Paket Sembako Murah Ludes, Hampir 300 Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 14 Juli 2026 • 17:25:31 WIB
Puncak Harkopnas Kaltara di Tanjung Selor: 300 Paket Sembako Murah Ludes, Hampir 300 Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis
Lebih dari 300 paket sembako murah habis terjual dalam puncak Harkopnas Kaltara di Tanjung Selor, Rabu (16/7).

TANJUNG SELOR — Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara berubah menjadi pusat layanan publik, Rabu (16/7). Warga berbondong-bondong datang sejak pagi untuk mengikuti rangkaian acara puncak Harkopnas yang dikemas dalam satu lokasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Kaltara.

Kupon Berbasis KTP untuk 300 Paket Sembako

Pemerintah menjual lebih dari 300 paket sembako dengan harga dasar. Sistem penukaran kupon yang dikaitkan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) diterapkan agar pembelian berlangsung tertib dan tepat sasaran.

“Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga,” kata Kepala Disperindagkop Kaltara, H. Edy Suharto, S.Sos., M.T., di lokasi acara.

Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Tak hanya berbelanja, warga juga memanfaatkan stan kesehatan gratis yang disediakan Dinas Kesehatan bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Antusiasme masyarakat tercatat tinggi hingga jumlah peserta pemeriksaan kesehatan hampir mencapai 300 orang. Sebagian warga lainnya turut mendonorkan darah dalam kegiatan yang sama.

Suasana itu menjadi gambaran bahwa peringatan Harkopnas tahun ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Edy Suharto menegaskan bahwa semangat koperasi tidak hanya berbicara soal usaha, tetapi juga kepedulian dan gotong royong.

Perkembangan Koperasi: 53 Unit Konvensional dan 180 Gerai Desa

Momentum Harkopnas juga menjadi ajang untuk melihat perkembangan koperasi di Kaltara. Saat ini terdapat dua kekuatan utama, yakni koperasi konvensional dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Pemerintah Provinsi Kaltara membina sebanyak 53 unit koperasi konvensional yang terus berkontribusi menggerakkan ekonomi masyarakat. Sementara itu, dari target 440 desa, sebanyak 180 gerai koperasi desa telah berdiri dan sebagian sudah beroperasi, termasuk di Kelurahan Selumit, Kota Tarakan, serta Desa Apung, Kabupaten Bulungan.

Stan UMKM Lokal dan Produk Unggulan

Di sisi lain, stan UMKM lokal turut menarik perhatian pengunjung dengan beragam produk unggulan yang dipamerkan sepanjang kegiatan. Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, rangkaian acara ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (dkisp)

Bagikan
Sumber: qiblatku.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks