KALIMANTAN UTARA — Suasana berbeda menyambut para calon penumpang di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, pada peringatan detik-detik kemerdekaan. Lobi keberangkatan domestik hingga ruang tunggu tidak hanya dihiasi ornamen Merah Putih, tetapi juga menjadi panggung pertunjukan budaya yang melibatkan Yayasan Pura Mangkunegaran dan desainer Ridwan Hermawan.
Kirab Busana Nusantara Sepanjang Terminal
Rangkaian acara dibuka dengan Kirab Budaya yang diikuti oleh sejumlah instansi di lingkungan bandara. Para peserta berjalan dari lobi keberangkatan domestik menuju ruang tunggu, mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Penumpang yang kebetulan berada di terminal dapat menyaksikan langsung kemeriahan parade ini tanpa harus keluar dari area bandara. Suasana meriah semakin terasa ketika para penari dari Yayasan Pura Mangkunegaran membawakan Tari Gatotkaca Pergiwa dengan gerakan anggun di tengah ruang tunggu.
Peragaan Busana "Gelar Kemerdekaan"
Puncak acara adalah fashion show bertajuk "Gelar Kemerdekaan" yang menampilkan tujuh model dengan kebaya klasik Jawa berpadu sentuhan kontemporer. Karya desainer Ridwan Hermawan ini mengusung tema "Simfoni dan Warna, Seni dalam Balutan" sebagai representasi budaya yang tetap relevan dari masa ke masa.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto, mengatakan perayaan tahun ini sengaja dikemas lewat kolaborasi seni dan budaya.
"Kami ingin menghadirkan semangat kemerdekaan melalui kekayaan seni dan budaya Indonesia. Tahun ini kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain Yayasan Pura Mangkunegaran dan desainer Ridwan Hermawan. Kami berharap rangkaian kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengguna jasa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia," ungkap Hery.
Pengalaman Menunggu Penerbangan yang Berbeda
Salah satu penumpang tujuan Jakarta, Wulan, mengaku senang bisa menyaksikan pertunjukan budaya sambil menunggu jadwal penerbangan. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan hiburan sekaligus nilai edukasi tentang kekayaan Nusantara bagi masyarakat yang datang dan pergi melalui bandara.
Ridwan Hermawan menambahkan, busana yang ditampilkan tidak hanya mengedepankan aspek estetika, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pesan kecintaan terhadap Indonesia.
"Tetaplah menjadi akar dari apa yang telah ditanam oleh para pendahulu demi kemerdekaan yang kita rasakan hari ini. Masa depan masih sangat panjang. Karena itu, cintailah negeri ini, jagalah apa yang telah diwariskan, dan bersama-sama kita membangun masa depan. Dari kecintaan terhadap negeri inilah kita akan terus tumbuh dan berjaya," jelas Ridwan.
Dekorasi Merah Putih di Seluruh Sudut Bandara
Nuansa kemerdekaan juga terlihat dari ornamen dan dekorasi bernuansa Merah Putih yang menghiasi area mulai dari lobi hingga ruang tunggu keberangkatan. Para tenant turut memeriahkan suasana dengan menghias area usaha masing-masing, menjadikan seluruh terminal terasa hidup dan meriah sepanjang hari perayaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Bandara Adi Soemarmo menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan sekaligus berkesan. Di sisi lain, perayaan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian seni dan budaya Indonesia serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya Nusantara.
Bagi traveler yang kebetulan melintas di Bandara Adi Soemarmo pada momen hari besar nasional, pengalaman serupa berpotensi hadir kembali. Informasi terkini mengenai agenda acara dapat dikonfirmasi melalui akun media sosial resmi Bandara Internasional Adi Soemarmo atau call center layanan penumpang.