KALIMANTAN UTARA — Persaingan kursi Wali Kota Los Angeles antara petahana Karen Bass dan penantang Nithya Raman berlangsung sengit dengan selisih hanya sekitar 4.000 suara dari 600.000 suara yang telah dihitung. Dengan sekitar 580.000 suara masih tersisa, hasil akhir diperkirakan baru diketahui dalam hitungan hari hingga pekan.
Nithya Raman dan Karen Bass sama-sama berasal dari Partai Demokrat, tetapi posisi politik Raman berada lebih ke kiri dibandingkan Bass. Keduanya telah berjanji memberikan perhatian besar bagi industri film Los Angeles, janji yang sulit dihindari siapa pun yang mencalonkan diri sebagai wali kota kota itu saat ini.
Peta Suara dan Proses Penghitungan
Hingga tengah malam waktu Los Angeles, Bass memimpin tipis dengan selisih sekitar 4.000 suara atas Raman. Sebanyak 600.000 suara telah masuk, sementara sekitar 580.000 suara lain masih menunggu penghitungan.
Proses rekapitulasi diperkirakan memakan waktu karena surat suara via pos yang dicap pada hari pemungutan suara tetap dihitung dalam sepekan berikutnya. Selisih sementara itu dinilai belum menunjukkan hasil akhir.
Rekam Jejak Bass di Pilwalkot Sebelumnya
Bass pernah melewati situasi serupa empat tahun lalu saat bersaing ketat dengan Rick Caruso. Kala itu ia akhirnya menang dengan selisih hampir sepuluh poin, tetapi hasilnya baru diketahui setelah tiga pekan.
Pengalaman tersebut membuat pendukung Bass terbiasa menunggu hasil panjang. Raman sendiri mencuri perhatian karena suaminya, Vali Chandrasekaran, berprofesi sebagai penulis naskah televisi.
Bukan Pilkada Paling Ketat
Persaingan Bass-Raman bukanlah kontestasi paling tipis pada malam itu. Gelar tersebut jatuh pada perebutan kursi Senat Mississippi antara Scott Colom dan Cindy Hyde-Smith, dengan Colom unggul hanya 28 suara dari hampir satu juta suara masuk.
Kedua kandidat di Los Angeles telah saling menyerang selama berbulan-bulan dan menggalang dukungan pendukung secara masif. Atmosfer kompetisi yang memanas membuat publik menantikan babak penghitungan suara berikutnya.
Pilkada Los Angeles menjadi salah satu kontestasi lokal paling disorot di Amerika Serikat tahun ini, terutama karena dampaknya terhadap kebijakan industri hiburan di kota tersebut.