TANJUNG SELOR — Pemkab Bulungan menilai pemerataan program prioritas nasional itu belum optimal karena layanan masih terkonsentrasi di kawasan perkotaan dan sekitar pusat pemerintahan. Kilat berharap anak sekolah yang berada jauh dari pusat pemerintahan dan punya akses terbatas ikut mendapat porsi MBG.
Hingga kini, layanan MBG di Bulungan menyentuh Kecamatan Tanjung Selor, Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur, dan Tanjung Palas Utara. Lima kecamatan lain belum masuk cakupan karena sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih dalam pembangunan.
Sebaran 14 Dapur SPPG Belum Merata
Dari data yang dipaparkan dalam audiensi, Bulungan memiliki 14 unit SPPG yang sudah tersedia. Delapan unit berada di Kecamatan Tanjung Selor, dua unit di Tanjung Palas, satu unit di Tanjung Palas Barat, dua unit di Tanjung Palas Timur, dan satu unit di Tanjung Palas Utara.
Konsentrasi terbesar ada di Tanjung Selor sebagai ibu kota kabupaten. Sementara kecamatan yang jaraknya lebih jauh dari pusat pemerintahan baru dilayani satu hingga dua dapur, itu pun belum semuanya beroperasi penuh.
“Sejumlah dapur SPPG masih dalam proses pembangunan dan menunggu kesiapan untuk mulai beroperasi,” demikian tergambar dari keterangan Pemkab Bulungan mengenai lima kecamatan yang belum terlayani.
Koordinasi Baru Dibangun Usai Kantor Wilayah BGN Kaltara Terbentuk
Harjito menjelaskan, audiensi bersama Pemkab Bulungan menjadi bagian dari koordinasi setelah Kantor Wilayah BGN Kaltara terbentuk sekitar dua pekan sebelumnya. Koordinasi dengan pemerintah daerah diharapkan membuat pelaksanaan MBG berjalan lebih optimal.
Lewat forum itu, Pemkab dan KPPG memetakan kendala lapangan, terutama kesiapan sarana dapur dan distribusi ke sekolah di wilayah terpencil. Pembangunan SPPG di lima kecamatan sisa menjadi kunci perluasan layanan.
Bagi warga di kecamatan terpencil, kepastian jadwal operasional dapur SPPG menentukan apakah anak mereka masuk penerima manfaat pada tahap berikutnya. Pemkab Bulungan belum menyebut target waktu penyelesaian seluruh dapur yang masih dibangun.