Pengumuman ini disampaikan dalam acara Future Games Show Summer Showcase, bersamaan dengan detail DLC terbaru untuk Vampire Survivors yang bertajuk Legacy of the Bloodmoon. Ekspansi ini disebut sebagai "kembaran jahat" dari DLC sebelumnya, Legacy of the Moonspell, dan akan rilis pada akhir musim panas tahun ini.
DLC Legacy of the Bloodmoon menghadirkan konten yang cukup gemuk. Poncle menjanjikan 10 karakter baru, 16 senjata dan evolusi baru, sebuah panggung ekstra besar, serta trek musik anyar untuk menemani pertarungan para pemain.
Sebagai catatan, DLC Legacy of the Moonspell juga akan mendapat perluasan konten dan dijual dengan harga lebih murah. Poncle juga merilis patch gratis yang menambahkan panggung, karakter, senjata, dan sistem Darkanas baru. Patch ini akan tiba lebih dulu di Steam sebelum menyusul ke platform lain.
Langkah yang lebih strategis adalah kelahiran Survivaton, label internal Poncle yang didedikasikan khusus untuk proyek-proyek bergenre "Survivors-like". Nama ini merupakan plesetan dari "survive a ton", menandakan fokus mereka pada game yang dibangun di atas fondasi Vampire Survivors.
Label ini akan menaungi proyek internal, termasuk kolaborasi besar seperti Warhammer 40,000: Survivors. "Setiap proyek akan bertujuan untuk memperkenalkan perubahan gameplay besar, perluasan konten, atau perubahan genre yang mengeksplorasi ide-ide substansial hingga layak berdiri sebagai game mereka sendiri," jelas Poncle dalam pernyataan resminya.
Ekspansi fisik dilakukan dengan membuka Poncle Japan. Kantor ini akan mengawasi inisiatif pengembangan lokal dan kemitraan strategis di seluruh kawasan. Mereka akan berfungsi sebagai jembatan antara operasi global Poncle dengan pemain, kreator, dan mitra industri Jepang.
Studio Jepang ini akan dipimpin oleh Sawaki Takeyasu, seorang veteran industri yang diharapkan bisa membawa perspektif dan koneksi lokal yang kuat. Ini adalah langkah cerdas mengingat pengaruh besar industri game Jepang terhadap genre dan basis pemain Vampire Survivors sendiri.
Sejak dirilis dalam akses dini di PC beberapa tahun lalu, Vampire Survivors telah menjadi kisah sukses besar. Gameplay yang mudah dipelajari namun sistem yang dalam membuatnya viral, diperkuat dengan ekspansi reguler dan kolaborasi dengan IP ikonik Konami seperti Contra dan Castlevania.
Awal tahun ini, Poncle juga merilis Vampire Crawlers, sebuah perpaduan genre Survivors-like dengan deckbuilder roguelike yang juga mendapat sambutan positif. Dengan dibentuknya Survivaton dan kantor Jepang, jelas Poncle tidak ingin hanya bergantung pada satu judul sukses — mereka sedang membangun infrastruktur untuk menjadi kekuatan baru di panggung game indie global.