Warung Mie Ayam dan Bakso ABC di Jalan Mulawarman Tarakan Hangus Terbakar, Api Melahap Bangunan Semi Permanen dalam 30 Menit

Penulis: Edi Wahyono  •  Senin, 15 Juni 2026 | 20:55:31 WIB
Kebakaran melanda Warung Mie Ayam dan Bakso ABC di Jalan Mulawarman, Tarakan, Senin siang.

TARAKAN — Amuk si jago merah meluluhlantakkan Warung Mie Ayam dan Bakso ABC yang terletak di kawasan padat penduduk, Jalan Mulawarman, Senin siang. Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 13.20 WITA, saat sebagian warga sedang beristirahat.

Konstruksi Kayu Mempercepat Rambatan Api

Bangunan yang dijadikan tempat usaha tersebut sebagian besar menggunakan material semi permanen. Atap yang terbuat dari kayu menjadi pemicu utama kobaran api membesar dalam hitungan menit, melahap seluruh isi warung hingga rata dengan tanah.

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil dipastikan tidak sedikit mengingat seluruh peralatan dagang dan stok bahan baku ikut terbakar.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih fokus melakukan pendinginan dan penanganan di lokasi kejadian. Penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan akan menjadi materi penyelidikan lebih lanjut setelah api benar-benar padam.

Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Tarakan dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegah merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Warga sekitar juga turut membantu proses pemadaman secara manual sebelum mobil pemadam tiba.

Imbauan Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha dan warga di kawasan padat penduduk untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Konstruksi semi permanen dengan material kayu dinilai sangat rentan terhadap percikan api, terutama di musim kemarau seperti saat ini.

Pihak kepolisian setempat mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan kompor atau peralatan elektronik dalam keadaan menyala saat meninggalkan rumah atau tempat usaha.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top