Pencarian

Presiden Prabowo Sebut Kunjungan Steinmeier Momentum Strategis di Tengah Ketidakpastian Global

Senin, 15 Juni 2026 • 18:48:31 WIB
Presiden Prabowo Sebut Kunjungan Steinmeier Momentum Strategis di Tengah Ketidakpastian Global
Presiden Prabowo dan Presiden Jerman Steinmeier menggelar konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta.

KALIMANTAN UTARA — Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/4). Menurutnya, penguatan kemitraan dengan Jerman menjadi prioritas di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks.

"Kunjungan ini merupakan momentum penting di tengah dinamika global yang semakin penuh dengan ketidakpastian. Penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia dan Jerman tentunya menjadi prioritas," ujar Prabowo.

Enam Sektor Prioritas dan Rujukan Deklarasi Jakarta 2012

Prabowo mengungkapkan bahwa pembahasan dengan Steinmeier mencakup enam bidang utama: ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Kedua negara sepakat memperdalam kerja sama di sektor-sektor tersebut.

Sementara itu, Steinmeier menekankan pentingnya kemitraan berbasis aturan hukum di tengah meningkatnya konflik di sejumlah kawasan. Ia merujuk pada Deklarasi Jakarta 2012 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kanselir Angela Merkel.

"Dalam situasi kemitraan seperti antara Jerman dengan Indonesia sangat berarti. Ini merupakan kemitraan antara kedua negara yang saling berkomitmen untuk dasar aturan hukum yang tetap," kata Steinmeier. Ia menambahkan kerja sama di bidang iklim, riset, dan budaya juga perlu diperdalam.

Menuju Peringatan 75 Tahun Hubungan Bilateral

Kunjungan Steinmeier menjadi penanda awal rangkaian peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang akan diperingati pada 2027. Sejak menjalin hubungan resmi pada 1952, Indonesia dan Jerman telah memiliki sejumlah perjanjian strategis, termasuk di bidang pertahanan dan teknologi.

Prabowo menilai kunjungan ini memperlihatkan hubungan yang baik dan saling percaya antara kedua negara. Ia berharap kerja sama konkret yang dibahas dapat segera ditindaklanjuti oleh kementerian teknis masing-masing.

Steinmeier tiba di Jakarta pada Minggu (14/4) untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Agenda berikutnya termasuk pertemuan dengan kalangan bisnis dan kunjungan ke sejumlah proyek kerja sama bilateral di Indonesia.

Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks