Gubernur Kaltara Tutup Festival Irau ke-12 di Malinau, Perputaran Uang Tembus Rp 9 Miliar dalam 7 Hari

Penulis: Edi Wahyono  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:17:01 WIB
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menutup Festival Budaya Irau ke-12 yang dirangkai dengan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Malinau.

MALINAU — Penutupan Festival Budaya Irau ke-12 dirangkai dengan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Malinau. Zainal Arifin Paliwang menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas elemen dalam mendorong Malinau sebagai garda terdepan pembangunan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur menilai perjalanan 27 tahun Kabupaten Malinau sebagai bukti nyata semangat gotong royong dan kerja keras seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, Malinau tumbuh menjadi daerah mandiri tanpa meninggalkan identitas adat istiadat dan warisan budaya leluhur.

"27 tahun perjalanan Kabupaten Malinau merupakan bukti nyata dari semangat kerja keras dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat. Semangat kebersamaan ini menjadi model penting untuk terus tumbuh tanpa meninggalkan identitas adat istiadat," ujar Zainal.

Kemajuan Daerah Tak Hanya Diukur dari Infrastruktur Fisik

Zainal mengingatkan agar kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik semata. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, terbukanya peluang bagi UMKM, serta berkembangnya kreativitas generasi muda dinilai sebagai indikator kemajuan yang sesungguhnya.

"Kemajuan yang sesungguhnya adalah kemajuan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.

Perputaran Uang Rp 9 Miliar Meski Durasi Festival Dipangkas

Berdasarkan laporan pihak penyelenggara, perputaran uang selama sepekan perhelatan festival budaya tersebut menembus angka lebih dari Rp 9 miliar. Capaian itu muncul meski tahun ini Festival Irau digelar dengan durasi lebih singkat, yakni tujuh hari.

"Angka fantastis tersebut membuktikan bahwa efektivitas perayaan meski tahun ini digelar dengan durasi yang lebih singkat, yakni 7 hari tidak mengurangi antusiasme maupun dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal," ujar Zainal.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang hadir dan memeriahkan lapangan utama selama festival berlangsung. Menurutnya, kesuksesan acara tidak akan tercapai tanpa partisipasi masyarakat.

"Tanpa kehadiran bapak ibu sekalian, lapangan ini tidak akan semarak dan kesuksesan ini tidak akan tercapai. Angka perputaran uang lebih dari Rp9 miliar ini adalah hal yang luar biasa bagi Malinau," sambungnya.

Ajakan Menyatukan Visi untuk Transformasi Kaltara

Menutup rangkaian acara, Zainal mengajak pemerintah, masyarakat adat, hingga pelaku usaha terus bergerak bersama menyatukan visi. Menurutnya, potensi daerah perlu dikembangkan secara optimal untuk mewujudkan pondasi transformasi Kalimantan Utara.

"Mari kita satukan visi agar segala potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal demi mewujudkan pondasi transformasi Kalimantan Utara sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur, andal, dan berkelanjutan," ajaknya.

Festival Budaya Irau ke-12 menjadi penanda berakhirnya rangkaian peringatan HUT Kabupaten Malinau. Pemerintah provinsi berharap gelaran tahun berikutnya tetap menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan generasi muda Malinau untuk tumbuh.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top