KALIMANTAN UTARA — Instagram kembali memperluas kemampuannya dengan menghadirkan Instants, sebuah fitur yang disebut perusahaan sebagai "a new way to share in the moment." Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengirimkan foto yang akan langsung hilang setelah dibuka oleh penerima, mengadopsi mekanisme yang selama ini menjadi identitas utama Snapchat.
Meskipun foto tersebut bersifat efemeral atau sementara, penerima tetap dapat memberikan reaksi maupun membalas pesan. Semua interaksi tersebut nantinya akan masuk ke dalam menu Direct Message (DM) pengguna. Menariknya, foto yang dikirimkan tidak benar-benar hilang dari akun pengirim, melainkan tersimpan di dalam arsip selama satu tahun dan bisa dibagikan ulang ke Stories.
Jebakan Daftar Mutual dalam Sekali Ketuk
Titik paling krusial sekaligus berisiko dari Instants terletak pada sistem pemilihan penerima. Instagram tidak meminta pengguna memilih kontak satu per satu, melainkan menyodorkan dua kelompok besar: Close Friends dan "Friends" yang merujuk pada seluruh mutuals atau pengikut yang Anda ikuti kembali.
Opsi "Friends" menjadi pilihan standar (default) yang pertama kali muncul saat pengguna diundang untuk mengirimkan foto. Hal ini menciptakan celah bagi pengguna untuk secara tidak sengaja menyebarkan foto kasual kepada setiap orang yang mereka ikuti kembali, termasuk rekan kerja atau kenalan jauh, hanya dengan satu ketukan yang tidak teliti.
Bagi pengguna publik yang sangat aktif, hal ini mungkin bukan masalah besar. Namun, bagi sebagian besar pengguna yang ingin menjaga privasi, pengaturan bawaan ini menuntut kewaspadaan ekstra sebelum menekan tombol kirim agar momen pribadi tidak tersebar ke lingkaran pertemanan yang terlalu luas.
Kendali Ketat dalam Durasi Singkat
Antarmuka kamera Instants dapat ditemukan pada tab khusus di pojok kanan bawah menu DM. Pengguna bisa memilih kamera depan atau belakang, menggunakan lampu kilat, serta menambahkan takarir sebelum mengambil gambar. Jika ingin meninjau kembali foto yang pernah diambil sebelumnya, menu Archive tersedia di pojok kanan atas layar.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kecepatan pengirimannya. Setelah foto diambil, pengguna hanya memiliki waktu beberapa detik untuk menekan tombol "Undo" jika ingin membatalkan kiriman. Jika durasi singkat tersebut terlewat, foto akan langsung meluncur ke daftar teman yang telah dipilih tanpa ada konfirmasi tambahan.
Instagram bahkan menyediakan aplikasi khusus untuk pengalaman Instants yang lebih terfokus bagi pengguna iOS maupun Android. Langkah ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menyaingi dominasi aplikasi berbagi pesan visual lainnya di pasar global.
Opsi Menyembunyikan Fitur dari Layar Utama
Meski fitur ini terintegrasi secara permanen, pengguna memiliki kendali untuk mengatur tampilannya di menu DM. Jika merasa terganggu dengan kehadiran tab Instants, Anda bisa melakukan usapan (swipe) pada antarmuka tersebut untuk mendorongnya ke pinggir layar atau melakukan "snooze".
Elemen visual tersebut akan menghilang dari pandangan utama, namun tetap dapat diakses kembali kapan saja dengan menggeser layar dari tepi display ke arah kiri. Fleksibilitas ini diberikan agar pengguna yang tidak terlalu menyukai fitur berbagi foto cepat tetap bisa merasa nyaman saat mengakses pesan pribadi mereka.
Perubahan pada daftar Close Friends juga dapat dilakukan secara instan melalui antarmuka ini. Namun, pengguna harus berhati-hati saat melakukan penyuntingan daftar, karena kesalahan dalam memilih opsi bisa menyebabkan seluruh daftar teman dekat terhapus secara permanen dalam sekejap.