KALIMANTAN UTARA — Pernyataan itu disampaikan Farhan di Bandung, Jumat (29/5/2026), seperti dikutip dari Antara. Ia menekankan bahwa eksposur global yang didapat dari siaran langsung pertandingan Persib bisa menjadi modal besar bagi city branding Kota Bandung.
Eksposur Internasional Jadi Modal City Branding
"Kenapa penting kita menang dan berjaya di Asia? Karena ekspos internasional. Kalau ekspos internasionalnya bagus, itu bisa jadi modal untuk membangun city branding," ujar Farhan.
Ia menambahkan, dengan Persib bermarkas di Bandung selama ACL Two, seluruh mata dunia akan tertuju ke kota tersebut. Hal ini dinilai jauh lebih efektif ketimbang kampanye pariwisata konvensional.
Standar Stadion GBLA Jadi Pekerjaan Rumah
Farhan mengakui peningkatan kualitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tidak bisa instan. Ia merujuk pada pengalaman renovasi Stadion Si Jalak Harupat yang memenuhi standar AFC beberapa waktu lalu sebagai pelajaran berharga.
"Ini jadi peluang untuk kita bersama-sama belajar meningkatkan kualitas GBLA agar memenuhi standar internasional atau standar AFC," kata dia. Proses tersebut, menurut Farhan, membutuhkan koordinasi lintas sektor dan anggaran yang tidak sedikit.
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Jadi Paket Komplet
Wali kota juga mengaitkan peluang ini dengan rencana reaktivasi Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara. Menurutnya, bandara yang aktif akan memudahkan akses wisatawan dan investor asing yang datang menyaksikan laga Persib.
"Kalau city branding berhasil, apalagi Bandara Husein diaktifkan lagi, wah paket komplet," ujar Farhan optimistis.
Harapan untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Farhan berharap momentum ACL Two tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Bobotoh, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga investasi di Kota Bandung. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bersinergi menyambut ajang ini.
Dengan persiapan yang matang, Bandung berpotensi menyedot perhatian global melalui sepak bola, sekaligus membuktikan diri sebagai kota berkelas internasional.