TANJUNG SELOR — Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto bersama Wakapolda Brigjen Pol. Yusuf dan Irwasda Kombes Pol. Audy Alfrits Herman Manus menyampaikan Commander Wish kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran. Kegiatan berlangsung di Gedung Bhara Daksa Polda Kalimantan Utara, Senin (13/07).
Program ini merupakan langkah awal untuk menyatukan arah kebijakan organisasi. Materi yang disampaikan selaras dengan Asta Cita Pemerintah, Program Polri Presisi, serta tantangan tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, harmoni sosial, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Lima Pilar Utama Commander Wish
Kapolda Kaltara memperkenalkan lima pilar utama Commander Wish sebagai pedoman pelaksanaan tugas. Pertama, Wilayah Aman, dengan fokus menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah perbatasan. Kedua, Institusi Kuat, melalui pembangunan organisasi yang profesional, modern, dan berintegritas.
Ketiga, Sinergi Hebat, dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Keempat, Melayani Masyarakat secara cepat, humanis, responsif, dan solutif. Kelima, Menjaga Amanah, dengan menjadikan integritas sebagai kehormatan institusi.
Penekanan Khusus untuk Personel
Dalam arahannya, Kapolda memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel. Ia meminta jajaran mewujudkan Polri yang prediktif, responsif, transparan, dan berkeadilan. Penguatan harkamtibmas dan pengawasan wilayah perbatasan juga menjadi prioritas.
Kapolda juga menekankan pentingnya soliditas internal serta hubungan erat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat. Pelayanan kepada masyarakat harus dioptimalkan, termasuk melalui layanan 110 dan QR Code Pengaduan Propam.
"Commander Wish ini bukan sekadar arah kebijakan, tetapi menjadi komitmen bersama bagi seluruh personel Polda Kalimantan Utara untuk bekerja dengan profesional, berintegritas, dan mengedepankan pelayanan yang humanis," ujar Irjen Pol. Agus Wijayanto.
Keberhasilan Tidak Hanya Diukur dari Penegakan Hukum
Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak hanya diukur dari aspek penegakan hukum. Kemampuan menghadirkan rasa aman, pelayanan yang humanis, serta membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat juga menjadi indikator penting.
"Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata, sinergi yang kuat, serta pengabdian yang tulus demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Kalimantan Utara memiliki kesamaan langkah dalam menjalankan tugas. Targetnya, pelayanan terbaik kepada masyarakat dapat terwujud dan situasi kamtibmas di Kalimantan Utara tetap aman serta kondusif.