Pencarian

Gubernur Kaltara Borong 120 Bendera dari Pedagang di Pulau Sebatik, Rezeki Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 07 Agustus 2026 • 00:34:01 WIB
Gubernur Kaltara Borong 120 Bendera dari Pedagang di Pulau Sebatik, Rezeki Jelang HUT RI ke-81
Gubernur Kalimantan Utara membeli 120 lembar bendera Merah Putih dari pedagang di Pulau Sebatik, Nunukan.

NUNUKAN — Aktivitas pembagian bendera Merah Putih oleh Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, membawa rezeki tak terduga bagi pedagang lokal. Di sela-sela kegiatannya, orang nomor satu di Kaltara itu memborong dagangan mereka hingga puluhan lembar.

Daris, salah seorang pedagang, mengaku kaget sekaligus bersyukur karena seluruh dagangannya ludes dibeli. Ia menyebut total ada sekitar 80 lembar bendera berukuran 1,20 meter yang terjual dalam sekejap.

"Alhamdulillah, nggak nyangka juga. Tiba-tiba istilahnya keborong banyak, 80 biji," ujar Daris.

Penjualan Sepi Sebelum Gubernur Datang

Menurut Daris, pembelian tersebut sangat membantu. Pasalnya, omzet penjualan bendera miliknya sempat lesu menjelang perayaan kemerdekaan kali ini. Dalam sehari, ia hanya mampu menjual sekitar 10 hingga 15 lembar.

"Sekarang sepi betul. Sehari-hari laku cuma 10 sampai 15," katanya.

Nasib serupa dialami pedagang lain, Didi Mashudi. Sekitar 40 bendera dagangannya ikut diborong dalam kegiatan yang sama. Ia pun mengucapkan terima kasih atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

"Sangat membantu Pak. Terima kasih," ucap Didi.

Harapan Agar Masyarakat Semakin Sadar Pasang Bendera

Didi berharap momen menjelang 17 Agustus ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut memasang bendera di lingkungan masing-masing. Ia juga berharap pembeli terus berdatangan hingga puncak perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

"Mudah-mudahan banyak lagi pembeli. Mudah-mudahan masyarakat yang datang ke sini lebih memiliki kesadaran memasang bendera," harapnya.

Pesan Kebangsaan dari Perbatasan NKRI

Di balik kegiatan tersebut, Gubernur Zainal menegaskan bahwa pembagian bendera di Sebatik bukan sekadar seremonial. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini merupakan etalase bangsa yang harus dijaga semangat nasionalismenya.

"Ini kegiatan kebangsaan di wilayah perbatasan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Harapan kita, khususnya masyarakat perbatasan tetap menjaga persatuan, nasionalisme, kemudian menjaga dengan baik wilayah perbatasan kita," kata Zainal.

Kegiatan yang melibatkan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri ini diharapkan mampu menguatkan rasa memiliki terhadap NKRI. Bendera yang dibagikan pun rencananya akan dipasang di rumah, toko, hingga lingkungan tempat tinggal warga sebagai simbol kecintaan pada tanah air di garis depan negeri.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: swaraborneo.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks