Pencarian

Smishing Makin Canggih, Jangan Asal Klik Tautan di SMS dan Email

Selasa, 01 September 2026 • 13:28:01 WIB
Smishing Makin Canggih, Jangan Asal Klik Tautan di SMS dan Email
Seorang warga menunjukkan ponsel yang menampilkan pesan singkat berisi tautan mencurigakan di Kalimantan Utara.

KALIMANTAN UTARA — Serangan phishing dan smishing di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dari sisi keragaman modus. Metode yang dulu mudah dikenali dari tata bahasa yang kacau, kini dirancang dengan bahasa formal yang meniru gaya komunikasi resmi perusahaan. Akibatnya, pengguna smartphone aktif yang menjadi tulang punggung bisnis digital ikut terpapar risiko kebocoran data yang berujung pada kerugian material.

Modus Baru yang Mengincar Data dan Saldo

Pelaku tidak lagi sekadar mengirim pesan berisi tautan mencurigakan. Pola terbaru menunjukkan kombinasi antara email phishing dan SMS yang dikirim beruntun untuk menciptakan rasa urgensi. Korban dibuat percaya bahwa akunnya akan diblokir atau transaksinya bermasalah dalam hitungan jam.

Tautan yang disisipkan biasanya mengarah ke laman palsu yang meniru tampilan persis situs resmi. Begitu korban memasukkan kredensial, informasi itu langsung dikirim ke server pelaku. Modus ini efektif karena menyasar pengguna yang sedang terburu-buru dan tidak sempat mengecek alamat URL secara detail.

Selain mencuri data login, pelaku juga mulai memanfaatkan fitur OTP (One Time Password) yang bocor melalui rekayasa sosial. Korban dihubungi via telepon atau WhatsApp oleh oknum yang mengaku customer service, lalu diminta menyebutkan kode verifikasi dengan dalih menyelesaikan masalah akun. Padahal, kode itu adalah kunci terakhir yang dibutuhkan pelaku untuk menguras rekening.

Langkah Cepat Mengamankan Data Pribadi

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menahan diri untuk tidak menekan tautan apa pun yang masuk melalui SMS atau email, sekalipun terlihat mendesak. Verifikasi selalu dilakukan melalui aplikasi resmi yang sudah terpasang di ponsel, bukan lewat tautan yang dikirim pihak tak dikenal.

Selalu periksa alamat pengirim dan bandingkan dengan korespondensi lama dari institusi yang sama. Perbedaan kecil pada domain seperti tambahan huruf atau penggunaan ekstensi ganjil adalah ciri utama laman palsu. Untuk transaksi finansial, matikan fitur autofill pada browser agar kredensial tidak otomatis terisi saat diarahkan ke laman jebakan.

Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun. Institusi resmi tidak akan pernah meminta kode verifikasi melalui telepon atau pesan teks. Jika menerima pesan yang mengatasnamakan bank atau penyedia layanan dan mencurigakan, segera hubungi kanal resmi dan konfirmasi langsung kebenaran informasi tersebut.

Kanal Resmi untuk Kebutuhan Layanan Asuransi

Kebiasaan menggunakan kanal resmi juga berlaku saat nasabah membutuhkan informasi produk atau bantuan darurat. Asuransi Astra menghadirkan Garda Akses yang beroperasi 24 jam untuk melayani berbagai kebutuhan. Layanan ini mencakup informasi produk, pelaporan klaim, perpanjangan polis, hingga bantuan darurat bagi pengguna Garda Oto.

Layanan tersebut dapat diakses melalui telepon, sementara pelanggan yang lebih nyaman dengan aplikasi bisa memanfaatkan Garda Mobile. Bagi yang ingin bertemu langsung, Garda Center menyediakan layanan tatap muka. Sementara itu, Garda Siaga hadir sebagai tim bantuan darurat di jalan yang bisa dihubungi saat kendaraan bermasalah.

Keberadaan kanal multiakses ini menjadi penting ketika modus penipuan ikut menyasar sektor asuransi. Pelaku sering meniru pola komunikasi layanan asuransi untuk menawarkan polis palsu atau meminta pembayaran premi ke rekening pribadi. Dengan memverifikasi melalui Garda Akses atau saluran resmi lainnya, nasabah terhindar dari jebakan yang mengarah pada pencurian data dan kerugian finansial.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks